Breaking News:

Otomotif

Indonesia Targetkan 125.000 Mobil Listrik, Percepat Pembangunan Pabrik Baterai Mobil

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi populasi mobil listrik di masyarakat akan semakin tinggi.

KOMPAS.com
Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLU 

Hingga tahun 2025, total potensi kementerian atau lembaga, BUMN, diperkirakan bisa mencapai 19.220 unit, 757.139 unit motor listrik, dan 10.227 unit bus listrik.

Sedangkan jumlah populasi kendaraan listrik nasional pada waktu yang sama (2025) akan meningkat lebih dari dua kali lipat.

Mencapai 374.000 unit mobil listrik dan hampir 10 kali lipat untuk motor listrik atau 11,79 juta unit.

Pada 2030, potensi kendaraan listrik akan meningkat lebih tinggi lagi dengan gempa mencapai 2,19 juta unit mobil listrik dan motor listrik mencapai 13 juta unit.

Baca juga: Nissan Hadirkan Mobil Listrik Ganda, Note e-Power AWD

Adapun jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum ( SPKLU ) pada 2021 diproyeksikan mencapai 572 unit.

Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) sebanyak 3.000 unit.

Pembangunan infrastruktur tersebut akan dikembangkan hingga mencapai 31.859 unit SPKLU dan 67.000 unit SPBKLU pada 2030.

Dengan proyeksi ini, maka potensi sumber daya BBM melonjak menjadi sebesar 6,03 juta kl per tahun.

SPKLU ini akan berlokasi di pusat wilayah, mal, area perkantoran, bandara, SPBU, apartemen, dan pool taksi, ”kata Arifin.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Target Populasi ESDM Mobil Listrik Tembus 125.000 Unit di 2021"

Editor: M Nur Pakar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved