Breaking News:

Berita Pertanian

Masyarakat Pertanian Organik Indonesia Sambangi BPTP Aceh, Ini Tujuannya

"Pertanian organik sangat penting untuk memulihkan kembali ketersediaan unsur hara di dalam tanah yang selama ini sudah sakit..."

Maporina/For Serambinews.com
Kepala BPTP Aceh Ir M. Ferizal MSc foto bersama Ketua Maporina Aceh A. Rakhman SP (dua dari kanan) dan pengurusnya ketika bersilaturahmi ke BPTP Aceh di Banda Aceh, Selasa (19/1/2021). 

"Pertanian organik sangat penting untuk memulihkan kembali ketersediaan unsur hara di dalam tanah yang selama ini sudah sakit..."

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) Aceh melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh, M. Ferizal, Selasa (19/1/21).

Informasi diterima Serambinews.com dari Humas Maporina Aceh, Abdul Azis mengatakan, kunjungan tersebut dihadiri Ketua Maporina beserta jajaran pengurus.

Tujuan silaturahmi selain untuk memperkenalkan profil organisasi dan kepengurusan juga untuk bersinergi mendukung pertanian organik melalui kegiatan serta pemanfaatan lahan visitor plot dan Tagrimart BPTP Aceh

Ketua Maporina Aceh, A  Rakhman menjelaskan sebelumnya Maporina telah melakukan pertemuan khusus dengan Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati.

Baca juga: Distribusi Gas ke PLN Terganggu, Ini Pernyataan Perta Arun Gas Lhokseumawe

Dyah merespons positif terhadap rencana model pengembangan pertanian organik di tiga kabupaten/kota yaitu Aceh Tengah, Aceh Besar, dan Kota Banda Aceh.

Lebih lanjut Rakhman mengungkapkan, minggu lalu Maporina juga diundang oleh Ketua Pokja III PKK Aceh untuk menyusun rencana kegiatan yang dituangkan dalam Term of Reference(TOR).

Rakhman berharap dengan adanya keterlibatan BPTP Aceh dalam mendukung model pertanian organik di Kota Banda Aceh, pihaknya dapat berkolaborasi dan memberikan kontribusi yang nyata untuk memajukan sektor pertanian berkelanjutan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang sehat agar aman dikonsumsi masyarakat.

Baca juga: Dana Hibah, Mengapa Harus Dikembalikan

Program pertanian organik, kata Rakhman sangat penting dalam memulihkan kembali ketersediaan unsur hara di dalam tanah, yang selama ini sudah sakit akibat pemupukan kimia yang dilakukan secara terus menerus.

Kepala BPTP Aceh, M. Ferizal mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Maporina yang telah berpartisipasi dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

“Kami sangat mendukung kegiatan pengembangan pertanian organik,  hendaknya ke depan dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang lebih sinergis lagi," katanya.

Baca juga: Pemko Langsa Salurkan BLT Dana Desa Perdana 2021 untuk 50 Warga Teulaga Tujoh

Hadir dalam kesempatan tersebut selain Sekretaris Ramadhana Lubis, Wakil Ketua II Irvan Mirza, dan Wakil Ketua IV Kepala SMK-PP Saree Muhammad Amin.

Juga hadir Dekan FP Unaya selaku ketua bidang model pengembangan pertanian (desa organik) dan pengembangan usaha Elvrida Rosa. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved