Breaking News:

Berita Luar Negeri

Pelajar Didakwa di Muka Pengadilan Setelah Grepe-Grepe Anak Perempuan 12 Tahun di Sekolah

Melansir dari Harian Metro, Rabu (20/1/2021), tindakan pelajar melakukan pelecehan pada anak perempuan pada sebuah ruangan sekolah tahfiz mengejutkan

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Muhammad Hadi
HARIAN METRO
Seorang pelajar di dakwa di muka Pengadilan Magistrate, Kota Bharu, Malaysia setelah melakukan pelecahan pada seorang anak berusia 12 tahun. 

Tuduhan diajukan berdasarkan Bagian 376 (1) KUHP yang mengatur hukuman penjara hingga 20 tahun dan dicambuk jika terbukti bersalah.

Namun, remaja tersebut masih di bawah umur dan hukumannya tunduk pada Pasal 91 Undang-Undang Anak 2001.

Baca juga: Delapan Gampong Baru Ajukan LPJ APBG 2020, Masih Minim Perlu Disegerakan

Sebelumnya, Muhammad Shahril mengajukan jaminan sebesar RM5.000 (Rp 17.383.103) dengan satu jaminan.

Namun, Nik Mohd Nashriq mengajukan jaminan minimum karena kliennya masih sekolah.

Pengadilan kemudian mengizinkan tertuduh uang jaminan sebesar RM1.000 (Rp 3.476.620) dengan satu jaminan.

Pengadilan menetapkan 25 Februari 2020 akan dilangsungkan kembali proses pengadilan untuk menyebutkan hasil penyelidikan dan penyerahan dokumen.

Baca juga: Napi Asimilasi Kembali Beraksi, Gondol Tiga Unit Handphone di Lokasi Terpisah di Banda Aceh

Pelecehan Sopir L-300

Sebelumnya, terjadi juga pelecehan yang dilakukan supir L-300 atau mobil penumpang. 

Kejadian tersebut diberitakan Serambinews.com, Sabtu, 9 Januari 202, dengan judul Polisi Tangkap Sopir L-300, Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Penumpan

Personel opsnal Satuan Reskrim Polres Aceh Besar, menangkap MJ alias Simin (32) sopir penumpang L-300.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved