Breaking News:

Tiket Susi Air Mulai dari Rp 315.900, Layani Enam Penerbangan Perintis di Aceh

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2021 ini membuka enam rute penerbangan perintis di Aceh, yang dilayani oleh maskapai penerbangan

Serambinews.com
Pesawat maskapai Susi Air mendarat setiap dari Senin di Bandara Kuala Batu, Abdya setelah terbang melayani jasa penerbangan perintis yang disubsidi pemerintah dari Bandara Kualanamu, Sumut. Foto Direkam Desember 2019. 

BANDA ACEH - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2021 ini membuka enam rute penerbangan perintis di Aceh, yang dilayani oleh maskapai penerbangan Susi Air berkapasitas 12 seat (tempat duduk). Harga tiket yang ditetapkan bervariasi, mulai dari Rp 315.000 hingga Rp 681.300, tergantung rute.

“Kemenhub menunjuk perusahaan penerbangannya yaitu perusahaan Susi Air,” kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Ir Junaidi MT, kepada Serambi, Rabu (20/1/2021).

Menurut Kepala Bidang Perhubungan Udara Dishub Aceh, Dahlan, Susi Air ditunjuk selain karena memenangi tender, juga sering melayani penerbangan perintis di Aceh. Dahlan mengatakan, pilot Susi Air, sudah mengetahui kondisi medan di enam rute perintis di Aceh.

Enam rute dimaksud, meliputi Banda Aceh-Bener Meriah, Banda Aceh-Gayo Lues, Banda Aceh-Kutacane, Gayo Lues-Medan, Medan-Blangpidie dan Sinabang-Banda Aceh. Dahlan menyebutkan, pihak maskapai sudah membuat jadwal dan ongkos untuk keenam rute penerbangan tersebut.

“Pusat koordinator pelaksanaan program penerbangan perintis tahun ini ada di Bandara Lasikin, Sinabang. Karena itu, untuk mengetahui rinciannya bisa menghubungi Pak Bona, Kepala Bandara Lasikin,” ujar Dahlan.

Serambi kemudian mencoba menghubungi Kepala Bandara Lasikin, Bona Tulus Fransiskus Simamora. Saat dimintai penjelasannya, Bona mengatakan, penerbangan perintis ini telah dimulai sejak 7 Januari 2021 lalu, dengan rute penerbangan perdana, Medan- Gayo Lues-Banda Aceh.

Ia juga menyebutkan bahwa tahun ini Kemenhub ada menambah 1 rute perintis untuk Aceh, sehingga keseluruhan menjadi enam rute. Rute baru itu adalah Banda Aceh-Bener Meriah. “Kemenhub menambah rute itu karena ada permintaan dari Bupati Bener Meriah, mengingat longsor yang sering terjadi di jalan darat,” imbuh Bona.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved