Berita Luar Negeri
Dragon Fruit Identik dengan Negara China, India Ubah Nama Buah Naga Menjadi ‘Teratai’
Politisi negara bagian Gujarat, India telah memutuskan untuk mengubah nama Dragon Fruit atau buah naga menjadi ‘teratai’.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM – Politisi negara bagian Gujarat, India telah memutuskan untuk mengubah nama Dragon Fruit atau buah naga menjadi ‘teratai’.
Ia mengklaim bahwa nama buah yang kaya akan vitamin itu sangat identik dengan musuh India, China.
Lantas, pengubahan nama buah naga tersebut menuai sindirian dan cemoohan dari kelompok oposisi negara itu pada hari Rabu (20/1/2021).
"Pemerintah Gujarat telah memutuskan kata buah naga tidak sesuai, dan sangat berkaitan dengan China,” kata Kepala Menteri Gujarat, Vijay Rupani kepada media.
Oleh karena itu, katanya, karena bentuk buahnya yang menyerupai teratai, maka buah naga sekarang dinamakan “Kamalam”.
Kata Kamalam berasal dari bahasa Sansekerta baru yang diartikan sebagai ‘teratai’.
Baca juga: India Marah, Patung Peringatan Perang Tamil Dihancurkan di Sri Lanka
Baca juga: Militer India Kembalikan Tentara Cina yang Ditangkap di Perbatasan
Baca juga: Pasangan 7 Tahun Menikah belum Dikaruniai Anak Ini Dipilih jadi Calon Orangtua Bayi Temuan di Langsa
“Bentuk buahnya seperti teratai, dan karenanya kami memberinya nama Sansekerta baru, Kamalam. Tidak ada unsur politis tentang penamaan itu," katanya.
Menurut Rupani, dilansir dari NDTV, pemerintah Gujarat telah mengajukan hak paten untuk mengganti nama buah tropis tersebut.
Gujarat adalah wilayah asal Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Melansir dari CNN, Teratai atau kamal dalam bahasa Hindi, adalah simbol dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang di pihak Modi.
Pengusulan pergantian penamaan buah naga itu terjadi beberapa bulan setelah PM Modi memuji para petani atas pembudidayaan buah naga di wilayah gersang Kutch di Gujarat.
"Setelah itu para petani mendekati saya, dan menyarankan untuk mengganti nama buah naga menjadi kamalam," kata Vinod Chavda, Anggota Parlemen BJP kepada Reuters.
"Saya senang negara bagian menerima proposal pengusulan itu," sambungnya.
Baca juga: Penyakit Misterius di India Akhirnya Berhasil Diungkapkan, Nikel dan Timbal Bercampur Darah
Baca juga: India Diserang ‘Penyakit Misterius’, 471 Orang Dirawat di Rumah Sakit dan Satu Meninggal Dunia
Baca juga: TELKOMSEL Gelar Suprise Deal: Kuota Unlimited 50 GB Hanya Rp 100 Ribu
Ada lebih dari 200 petani di Kutch yang menanam buah naga lebih dari 1.500 hektar, kata Haresh Thakkar, seorang petani dari wilayah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buah-naga_20180731_143619.jpg)