Berita Gayo Lues
Desa Pepelah Dilanda Banjir dan Longsor, Warga yang Sempat Mengungsi Khawatir Bencana Susulan
Warga mengaku masih was-was dan takut saat hujan turun karena khawatir terjadi longsor susulan.
Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di desa Pepelah kecamatan Pining mengungsi, akibat terjadi tanah longsor dan banjir di desa tersebut.
Berdasarkan informasi yang himpun Serambinews.com, Sabtu (23/1/2021), kini warga yang sempat mengungsi sebelumnya kini mulai kembali ke rumahnya masing-masing.
Namun mereka mengaku masih was-was dan takut saat hujan turun dikhawatirkan terjadi kembali longsor susulan.
Kepala Desa Pepelah, M Amin, kepada Serambinews.com, Sabtu (23/1/2021) mengatakan, sejumlah rumah di desa itu sempat terendam banjir kiriman dan terdampak tanah longsor, sehingga ada 40 keluarga yang harus mengungsi ke tempat aman.
Nama-nama kepala keluarga yang sempat mengungsi mengungsi yakni Karim, M Amin, Ridwan, M Jais, Ucak, Budiman, Alinurdin, Matpiah, Sulaiman, Murni, Imran, Jupri, Matsam, Usup, Misdi, Sahril, Mustar, Irul, Saleh, Jamaluddin, Udin, Rajab, Mat Amin, Abdiansah, Rasidin, Alimin, Alirsah, Rabusin, Jinuar, Surma, Nur, Samat, Aliman, Budi, Umer, Sabudin dan Basir.
"Kami atas nama masyarakat Dusun Aih Pepelah Desa Pepelah berharap pemerintah daerah agar memindahkan (merelokasi) warga ke tempat yang lebih layak dan aman, untuk menghindari banjir dan longsor susulan," ujarnya.(*)
Baca juga: Aceh Target Teroris? Polda Sebut 5 Terduga Teroris yang Ditangkap Ingin Beraksi di Aceh
Baca juga: Ketua PP Taman Iskandar Muda Kritik Perubahan Nama Unsyiah Menjadi USK
Baca juga: VIDEO Bikin Melongo, Sandi Pola Handphone Ini Diluar Kebiasaan, Berbelit dan Penuhi Semua Titik
Baca juga: Mandiri Syariah Luncurkan ATM Beras di Banda Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/longsorpepelah.jpg)