Internasional
Aksi Tuntutan Mundur PM Israel Terus Berlanjut di Seluruh Negeri
Lebih dari seribu demonstran berkumpul di Jerusalem pada Sabtu (23/1/2021). Demonstrasi mingguan itu untuk menuntut mundur karena Perdana Menteri
SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Lebih dari seribu demonstran berkumpul di Jerusalem pada Sabtu (23/1/2021).
Demonstrasi mingguan itu untuk menuntut mundur karena Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tuduhan korupsi.
Dilansir AP, Sejumlah aksi protes lebih kecil dilakukan di persimpangan dan jembatan di seluruh negeri.
Netanyahu menghadapi tuduhan penipuan, pelanggaran kepercayaan, dan menerima suap dalam tiga kasus yang melibatkan rekan miliarder dan tokoh media.
Baca juga: Perdana Menteri Israel Mulai Gugup Dengan Pemerintahan Joe Biden
Dia menyangkal melakukan kesalahan.
Tetapi para pengunjuk rasa mengatakan dia tidak dapat menjalankan negara dengan baik saat berada di bawah dakwaan.
Protes telah berlangsung setiap minggu sejak musim panas lalu.
Terutama di alun-alun Jerusalem dekat kediaman resmi Netanyahu.
Bahkan, terus berlanjut meskipun jumlahnya lebih kecil di malam-malam musim dingin.
Baca juga: Israel Terus Tambah Pemukiman Yahudi, 2.600 Unit Disetujui, Sehari Jelang Trump Lengser
Pada Maret 2021, Israel akan mengadakan pemilihan nasional keempat dalam waktu kurang dari dua tahun.
Netanyahu menghadapi tantangan lebih keas dari para pembelot Partai Likud.
Penanganan pemerintah terhadap krisis virus Corona juga memicu protes.
Dengan penguncian ketiga negara itu masih berlaku, ekonomi Israel telah terpukul keras oleh pembatasan virus di tengah melonjaknya tingkat infeksi.
Pada Sabtu (23/1/2021), 2,5 juta dari 9 juta penduduk Israel telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19.(*)
Baca juga: Donald Trump Beri Grasi Penuh Kepada Penjual Rahasia Militer AS ke Israel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/demo-warga-israel.jpg)