Minggu, 12 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Dipenuhi Lumpur, 24 Sekolah di Aceh Tamiang masih Diliburkan

“Air sudah surut, tapi ruang belajar belum bisa digunakan karena masih ada sisa lumpur,” kata Zulfiqar.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Foto: Diadikbud
Kabid Dikdas Disdikbud Aceh Tamiang Bambang Supriyanto saat meninjau belajar tatap muka di salah satu SMP di Aceh Tamiang, Rabu (6/1/2021). 

“Air sudah surut, tapi ruang belajar belum bisa digunakan karena masih ada sisa lumpur,” kata Zulfiqar.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sebanyak 24 sekolah di Aceh Tamiang masih diliburkan, dampak banjir yang menyisakan endapan lumpur, Senin (25/1/2021).

Plt Kadisdikbud Aceh Tamiang, Zulfiqar menjelaskan, seluruh sekolah itu berada di wilayah pesisir, masing-masing 13 sekolah di Seruway dan 11 di Bendahara.

Dia mengatakan, secara umum kondisi air di sekolah sudah surut, hanya saja butuh proses untuk membersihkan lumpur dari lingkungan sekolah, termasuk ruang belajar.

“Air sudah surut, tapi ruang belajar belum bisa digunakan karena masih ada sisa lumpur,” kata Zulfiqar.

Menurutnya, sepanjang hari ini telah dilakukan pembersihan terhadap seluruh sekolah.

Namun dia tidak bisa memastikan, apakah masing-masing sekolah sudah bersih untuk bisa digunakan pada Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Bupati Gayo Lues Lantik Puluhan Pejabat Baru, Ini Nama dan Jabatan Mereka

“Wilayah hilir inikan daerah paling lambat terkena banjir, makanya ketika di daerah lain sudah normal, di Bendahara dan Seruway masih pada tahap pembenahan,” jelasnya lagi.

Banjir yang melanda Aceh Tamiang sejak Selasa (20/1/2021) lalu, merupakan kiriman dari Simpang Jernih, Aceh Timur.

Derasnya debit air membuat sejumlah tanggul jebol, sehingga luapan air sungai merendam ribuan rumah di sebelas kecamatan.

Sejauh ini, posko bantuan yang dipusatkan di Istana Karang masih terus menerima bantuan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.

“Kita minta posko ini terus aktif sampai tidak ada lagi warga yang membuka dapur umum,” kata Bupati Aceh Tamiang Mursil. (*)

Baca juga: Mendagri: Perlu Percepatan dan Keserempakan Vaksinasi Agar Terbangun Herd Immunity

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved