Berita Banda Aceh
Hari Ini dan Besok, Bus Listrik Masih Layani Jambotape – Lampulo
Dinas Perhubungan Aceh masih terus melakukan ujicoba bus listrik yang dimulai sejak 13 Januari lalu hingga 6 Februari nanti dengan rute yang...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Jalimin
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Perhubungan Aceh masih terus melakukan ujicoba bus listrik yang dimulai sejak 13 Januari lalu hingga 6 Februari nanti dengan rute yang berganti-ganti.
Sejak, Sabtu (23/1/2021) hingga Selasa (26/1/2021), uji coba bus listrik akan melewati rute Simpang Jambotape – TPI Lampulo.
Rute yang akan dilewati yaitu bus mulai start di halte Kantor Satpol PP Aceh lalu ke SMAN 3, berbelok ke lampu merah MAN Model lalu masuk ke jalan Syiah Kuala dengan melewati Taufik Kopi, RSIA Cempaka Az-zahra, Masjid Abrar Lamdingin, Pasar Lamdingin, hingga masuk ke dalam Kompleks TPI Lampulo, kemudian bus kembali ke halte Satpol PP dengan melewati Pesantren Darul Ulum.
Bus listrik tersebut difungsikan sebagai bus Feeder (bus pengumpan).
Bus ini akan melewati zona-zona jauh atau pelosok untuk menjemput penumpang membawa ke koridor utama yang dilayani oleh bus utama Trans Koetaradja.
Kepala UPTD Anggkutan Massal Trans Koetaradja Dishub Aceh, M Hanung Kuncoro S.Sit, MT kepada Serambinews.com mengatakan, bus listrik tersebut saat ini masih dalam tahap ujicoba dengan melayani lima koridor secara bergantian sejak 13 Januari hingga 6 Februari.
Katanya, setiap harinya bus beroperasi melayani penumpang sejak pukul 07:00 WIB hingga pukul 19:00 WIB.
Selama pengujian ini bus akan dievaluasi secara berkala.
“Jadi ini kita ujicoba bus listrik sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, yang diujicoba adalah bus listriknya, kalau rutenya sudah permanen seperti yang selama ini dilewati, ada lima rute untuk bus Feeder,” ujar Hanung.
Selama seminggu terakhir menyusuri jalanan Banda Aceh, bus Feeder milik Trans Koetaradja tidak mengalami kendala.
Bahkan masyarakat juga mulai menggunakan bus ini untuk menghubungkan satu tempat ke tempat yang lain.
Juri mudi bus listrik, Saddam Makmur mengatakan selama seminggu ia mengemudi bus tersebut tidak ada kendala di jalan.
Dengan ukurannya yang relatif kecil, bus ini lebih leluasa masuk ke jalan-jalan yang lebih kecil, hal itu sesuai dengan fungsinya sebagai bus Feeder guna menjangkau kawasan pemukiman warga untuk dihubungkan ke koridor utama Trans Koetaradja.
Karena ujicoba dalam keadaan pandemi Covid-19, maka penumpang diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak saat antrean, memakai masker, dan mencuci tangan.