Berita Aceh Tenggara
Ekses Harimau Sumatera Terjerat di Aceh Tenggara, Warga Dilarang Pasang Jerat di Kebun
Para petani di Aceh Tenggara khususnya Kecamatan Darul Hasanah, dilarang untuk memasang perangkap jerat hewan pasca ditemukannya seekor harimau....
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Para petani di Aceh Tenggara khususnya Kecamatan Darul Hasanah, dilarang untuk memasang perangkap jerat hewan pasca ditemukannya seekor harimau sumatera yang terjerat di Kebun warga Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara pada Sabtu (23/1/2021).
"Kita surat musyawarah dengan warga untuk tidak memasang jerat hewan di ladang. Jerat ini bukan menyelesaikan masalah tapi menimbulkan permasalahan baru seperti konflik hewan dengan warga,"ujar Camat Darul Hasanah, Hayadun kepada Serambinews.com, Selasa (26/1/2021).
Kata dia, dalam waktu dekat ini, Tim akan turun bersama petani untuk menelusuri jerat hewan yang mereka pasang di kebun-kebun. Perangkap atau jerat yang dipasang di perkebunan warga, kita minta untuk ditunjukkan dan dibuka.
Menurut Hayadun, perbuatan jerat untuk menyelamatkan tanaman dari hama babi dan ternak lainnya bukanlah merupakan suatu solusi. Keberadaan jerat akan membuat masalah baru ketika satwa liar terperangkap bisa menimbulkan konflik satwa liar dengan manusia dan ini akan membahayakan warga sendiri.
Jadi, lanjut Hayadun, mereka telah sampaikan kepada warga agar tidak lagi memasang jerat di perkebunan guna menghindari konflik warga dengan satwa liar.
Seperti diketahui, Seekor harimau sumatera jantan yang terjerat di perkebunan warga di Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara pada Sabtu (23/1/2021), kini ditambal atau diberikan nama Danau Putra.
"Alhamdulillah kondisi harimau jantan yang diberi nama Danau Putra oleh warga, kini kondisinya telah membaik,"ujar Camat Darul Hasanah, Hayadun kepada Serambinews.com, Senin (25/1/2021).
Menurut dia, harimau tersebut saat sudah mau makan dan minum, kesehatannya sudah mulai membaik dan butuh pemulihan luka bekas akibat terjerat.
Harimau Sumatera yang ditemukan terjerat di perkebunan masyarakat di Gampong Gulo, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara, Sabtu (23/1/2021) yang lalu telah dirawat tim medis BKSDA Resort Aceh Tenggara.
"Tiga ekor ayam hidup dijadikan umpan untuk harimau sumatera yang terjerat, namun hanya satu ekor yang diterkam,"ujar Camat Darul Hasanah, Hayadun kepada Serambinews.com, Minggu (24/1/2021).
Menurut dia, harimau sumatera itu untuk memangsa ayam yang diberikan sebagai umpannya di kandang BKSDA Resort Aceh Tenggara ragu-ragu.
"Hasil rapat dengan warga kita imbau untuk sementara waktu jangan dulu pergi ke kebun khususnya di Kecamatan Darul Hasanah,"ujar Camat Darul Hasanah, Hayadun kepada Serambi, Minggu (24/1/2021).
"Ini sangat beresiko, karena diduga induk harimau berkeliaran di daerah itu yang terus mencari anaknya yang hilang. Jadi, untuk sementara warga tidak diperbolehkan berada di Kebun hingga anak harimau sumatera itu pulih dan dikembalikan ke kawasan hutan,"ujar Hayadun.(*)
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Rasa Buah Maja Tidak Sepahit Akhir Kisah Majapahit
Baca juga: Pria Aceh yang Disebut Mirip Shah Rukh Khan Rupanya Asal Pidie, Kini Menetap di Aceh Tengah
Baca juga: Seorang Bocah di Abdya Meninggal karena tak Dapat Pelayanan Maksimal, Ini Penjelasan Kadiskes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harimau-terjerat-di-aceh-tenggara-5.jpg)