Berita Internasional
AS Disebut Ingin Membangun Pangkalan Militer Baru di Arab Saudi
Jenderal Marinir Frank McKenzie, kepala Komando Pusat AS, mengatakan kepada WSJ bahwa Pentagon sedang mencari "opsi" jika terjadi konflik dengan Iran.
Direktur intelijen nasional Biden, Avril Haines, juga telah menjelaskan bahwa presiden bermaksud untuk mendeklasifikasi dokumen intelijen tentang pembunuhan jurnalis pembangkang Saudi Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.
Penulis ekspatriat dan orang dalam Riyadh itu dibunuh oleh regu pembunuh Arab Saudi di konsulat kerajaan di Istanbul, Turki, Tubuhnya kemudian dipotong kecil-kecil untuk menyamarkan kejahatan tersebut.
Sementara Presiden AS saat itu Donald Trump keberatan untuk menyalahkan kematian Khashoggi, Washington Post melaporkan bahwa CIA memiliki bukti bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman, kekuatan di balik takhta Saudi, bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.(sputnik/ap/sak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesawat-pembom-b-52-milik-amerika-serikat.jpg)