Video
VIDEO Potret Siswa Panca Kubu Aceh Besar, Seberangi Sungai Agar Bisa ke Sekolah
Ketiadaan sarana jembatan mengakibatkan masyarakat disini harus menyeberangan sungai agar bisa keluar dari desanya.
Penulis: Hendri Abik | Editor: Cut Muhammad Habibi
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Ketertinggalan pembangunan utamanya bidang infrastruktur hingga kini belum sepenuhnya hilang di Aceh.
Kondisi ini setidaknya terekam di Desa Panca Kubu, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.
Ketiadaan sarana jembatan mengakibatkan masyarakat disini harus menyeberangan sungai agar bisa keluar dari desanya.
Ironisnya, tantangan mengarungi sungai juga harus diambil anak-anak yang pergi bersekolah.
Adakalanya, niat bersekolah pupus bila debit air meninggi terutama saat hujan melanda.
Sekretaris Desa Panca Kubu, Abdullah, menyebut kondisi sudah berlangsung sejak 2004 silam.
Bencana banjir kala itu menghanyutkan jembatan gantung yang menjadi satu-satunya sarana penyeberangan aman bagi masyarakat.
Upaya pembangunan sempat dilirik pemerintah. Hal ini tampak dari pembangunan jembatan rangkq baja.
Sayangnya, proyek jembatan yg dimulai 2008 itu tidak tuntas.
Jembatan hanya dikerjakan separuhnya dan kondisinya masih saja seperti itu hingga kini.
Data terbaru menyebutkan, Desa Panca Kubu saat ini dihuni oleh tiga ratus jiwa lebih atau 90 kepala keluarga.
Jembatan ini juga menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat desa lain di sini, yang menggantungkan hidupnya pada bidang pertanian.
Baca juga: VIRAL Gadis Bikin Tugas Ujian sampai Jam 5 Pagi, Tiba-tiba Laptop Padam dan Jawaban pun Hilang
Baca juga: Ini Identitas Kerangka Manusia Ditemukan Terbalut Mukena, Diduga Ayah & Anak yang Raib Saat Konflik