Berita Bireuen
250 Mahasiswa Unmuslim KKM ke Desa Lokasi Banjir di Aceh Utara, Diantar Sembilan Bus
Mahasiswa yang sudah mendapatkan pembekalan itu àkan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di puluhan desa di Kecamatan Matangkuli dan Lhoksukon.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sembilan unit bus umum berbadan ramping, salah satunya bus milik Universitas Al-Muslim (Unmuslim), Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 08.30 WIB, bergerak mengantar 250 mahasiswa Umuslim ke desa-desa lokasi banjir di Aceh Utara.
Mahasiswa yang sudah mendapatkan pembekalan itu àkan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di puluhan desa di Kecamatan Matangkuli dan Lhoksukon, mulai 28 Januari sampai 26 Februari 2021.
Para mahasiswa diantar orang tuanya atau kerabat ke Kampus Umuslim kemudian naik bus tersebut untuk melaksanakan KKM.
Keberangkatan ratusan mahasiswa tersebut dilepas Kepala Bapel KKM Unmuslim, Drs Syarkawi, MEd, dan sejumlah pejabat kampus setempat.
Kabag Humas Unmuslim Peusangan, Bireuen, Zulkifli, MKom kepada Serambinews.com, Kamis (28/1/2021), mengatakan, jumlah mahasiswa Umuslim yang mendaftar sebagai peserta KKM angkatan XIX tahap II tahun akademik 2020/2021 cukup banyak.
Baca juga: Lagi, 31 Tenaga Kesehatan Polda Aceh Divaksin Covid-19, 16 Orang Ditunda
Baca juga: Rencanakan Serang 2 Masjid, Remaja Berusia 16 tahun di Singapura Ditangkap
Baca juga: VIDEO VIRAL Video Sekelompok Turis Nekat Ambil Foto Harimau dari Dekat, Ini yang Terjadi Selanjutnya
Namun yang memenuhi persyaratan akademis dan administratif adalah sebanyak 250 orang, terdiri dari laki-laki 95 orang dan perempuan berjumlah 155 orang.
Para mahasiswa yang ikut KKM, beber Zulkifli, berasal dari Fakultas Pertanian sembilan orang, FKIP (73), Fakultas Teknik (22), Fisip (44), Fikom (56), dan dari Fakultas Ekonomi 46 orang.
"Mereka akan ditempatkan dan mengabdi di desa-desa yang pernah mengalami banjir besar, beberapa waktu lalu," ujar Zulkifli.
Sementara itu, Kepala Bapel KKM Unmuslim, Drs Syarkawi, MEd mengatakan, mereka ditempatkan di 20 desa di Kecamatan Lhoksukon dan 20 desa di Matangkuli, di mana setiap desa ditempatkan 6-7 mahasiswa.
Diharapkan, mahasiswa KKM bisa berkontribusi dalam pengabdian di masyarakat, apalagi lokasi pengabdian tahun ini berada di lokasi musibah banjir.
Baca juga: Viral Postingan Wanita di Medan Tentang Kucing Kesayangan Diculik, Dikarungi, Dagingnya Dijual 70 Rb
Baca juga: VIDEO - Pelaut Azerbaijan Tewas Diserang Perompak di Teluk Guinea
Baca juga: Kapolres Akan Tindak Tegas Penambangan Emas Ilegal di Pucok Krueng, Turunkan Tim ke Lokasi
"Selama KKM, mahasiswa diminta tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di desa-desa, bila perlu mahasiswa harus tampil sebagai agen pencegahan wabah penyakit corona," paparnya.
Ratusan mahasiswa KKM Unmuslim itu akan diserahterimakan di halaman Kantor Bupati Aceh Utara, kawasan Landing, Lhoksukon.
Kemudian mahasiswa diserahkan kepada camat dan diteruskan kepada masing-masing keuchik dari desa lokasi penempatan mereka.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kkm-mahasiswa-unmuslim-2801.jpg)