Minggu, 7 Juni 2026

Berita Luar Negeri

China Peringatkan Presiden AS, Kemerdekaan Taiwan Berarti Perang

China telah mengancam Taiwan dengan mengatakan jika negara kepulauan itu berusaha mendeklarasikan kemerdekaan, hal itu berarti perang

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
(AFP/ANTHONY WALLACE)
Kapal induk milik AL China, Liaoning. 

SERAMBINEWS.COM - China telah mengancam Taiwan dengan mengatakan jika negara kepulauan itu berusaha mendeklarasikan kemerdekaan, hal itu berarti perang.

Ini juga menjadi peringatan tegas kepada Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang menyatakan dukungan Washington untuk mempertahankan otonomi Taiwan

Melansir Express.co.uk, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China memperingatkan setiap tindakan deklarasi kemerdekaan resmi oleh Taiwan, itu sama saja mereka bermain api sehingga akan membakar diri mereka sendiri.

Namun, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan kepada BBC bahwa negaranya tidak merasa perlu untuk terlibat dalam bahasa konfrontatif Tiongkok.

"Kami tidak memiliki kebutuhan untuk menyatakan diri kami sebagai negara merdeka," jelas Presiden Tsai.

Taiwan telah meningkatkan sistem pertahanan Tanah Airnya dengan rudal anti-kapal yang canggih.

Dewan urusan daratan Taiwan mengatakan, China seharusnya tidak meremehkan kemampuan pulau itu untuk mempertahankan diri dan melindungi kebebasan dan demokrasi.

AS menanggapi ancaman China dengan menyebutnya sebagai hal yang tidak menguntungkan.

Baca juga: China Siap Berperang, Sebut Kemerdekaan Taiwan Berarti Perang, AS Tegaskan Dukungan Militer

Peringatan ini muncul setelah Beijing mengintensifkan latihan angkatan lautnya di lepas pantai Taiwan.

Latihan perang tersebut melibatkan jet tempur dan pembom China terbang ke wilayah udara Taiwan selama seminggu sebelumnya.

Presiden AS Joe Biden telah menegaskan kembali komitmen Washington untuk mempertahankan otonomi Taiwan.

Pemerintahan Biden telah mencoba menurunkan ketegangan dengan menyatakan ketegangan tidak perlu mengarah pada "sesuatu seperti konfrontasi".

Baca juga: Rudal Trident, Senjata Nuklir Mengerikan Milik Inggris, Jangkau Target di Seluruh Dunia

Pada hari Kamis, Sekretaris Pers Pentagon John Kirby mengatakan, Washington menganggap komentar yang mengancam perang sebagai sesuatu yang "tidak menguntungkan".

"Kami tidak melihat alasan mengapa ketegangan atas Taiwan perlu mengarah pada sesuatu seperti konfrontasi," kata Kirby.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved