Berita Aceh Utara
Coba Padamkan Sepmor yang Dibakar Orang, Pemuda di Aceh Utara Alami Luka Bakar
Ternyata, luka bakar itu didapat ketika Syahrul berupaya memadamkan api dari sepeda motor Honda Supra 125 miliknya karena dibakar orang.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Imran Thayib
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Syahrul (23) warga Gampong Alue Capli, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara dikabarkan menderita luka bakar disebagian tubuhnya.
Ternyata, luka bakar itu didapat ketika Syahrul berupaya memadamkan api dari sepeda motor Honda Supra 125 miliknya karena dibakar orang.
Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Senin (1/2/2021) sekira pukul 20.00 WIB di sebuah warung kopi Gampong Alue Capli, Kecamatan Seunuddon.
Orang yang nekat membakar sepeda motor korban diketahui berinisial M (31), masih sekampung dengan korban.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Seunuddon, Iptu M Jamil mengatakan, kejadian berawal saat korban dan pelaku duduk di warung yang sama.
“Tiba-tiba pelaku berdiri dan mengambil satu botol pertalite di depan warung lalu menyiram seprmor milik korban dan kemudian membakarnya. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri,” ujar Kapolsek, Selasa (2/2/2021).
Karena mencoba memadamkan api yang membakar sepeda motornya, korban menderita luka bakar di bagian lengan, jari kaki, leher dan wajahnya.
Syahrul kemudian mendapat perawatan di Puskesmas Seunuddon.
“Menurut keterangan saksi dan warga lainnya, pelaku kerap membuat onar dan sering membawa parang, hingga saat ini pihak Polsek masih melakukan penyelidikan kasus ini,” pungkas Kapolsek Iptu M Jamil.
Baca juga: Petugas Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Lapas Narkotika, Modusnya Disembunyikan dalam Lauk untuk Napi
Baca juga: Usut Proyek Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa Senilai Rp 4,9 Miliar, Kejari Surati BPKP, Ini Tujuannya
Baca juga: Sebelum Didor, Kelompok Pencuri Sembako Sempat Diteriaki Rampok
Sepmor Dibakar Karena Dipakai untuk Mencuri Sawit
Sepeda motor merek Yamaha F1ZR milik Keuchik Buket Jrat Manyang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, M Amin dibakar oleh anaknya, Muksalmina (25) pada Senin (27/1/2020) malam.
Setelah dibakar di hadapan masyarakat, lalu kerangka sepmor tersebut digantung di tiang listrik dari kayu.
Sepmor itu diberikan M Amin kepada seorang warga desa setempat berinisial AY (40) sebagai alat transportasi untuk memudahkannya mencari nafkah untuk anak, dan istrinya pada Februari 2019.
Namun, menurut Amin, sepmor tersebut selama ini disalahgunakan. Sehingga anaknya kesal dan mengambil kembali sepmor tersebut untuk dibakar.
“Suatu ketika, seorang warga mendatangi saya dan meminta untuk dicarikan kerja. Namun, saya menyebutkan tidak mampu menyediakan lapangan kerja. Lalu, saya menawarkan sepmor yang selama ini saya gunakan untuk warga agar dapat dipergunakan untuk mencari nafkah,” ungkap M Amin kepada Serambinews, Rabu (29/1/2020).
Lalu, warga tersebut menerima sepmor yang diberikan keuchik.
Tapi, tak lama setelah digunakan, dirinya menerima informasi dari warga, kalau sepmor tersebut digunakan untuk mencuri sawit.
“Tak hanya itu, ada warga yang menyebutkan saya mengizinkan warga yang menerima sepmor itu untuk mencuri,” ungkap Keuchik.
Baca juga: Wanita Nigeria Tidak Dapat Warisan, Awalnya Kaya Jadi Miskin Seusai Ditinggalkan Sang Ayah
Baca juga: Warga Amerika Serikat Terpilih Jadi Bupati di Nusa Tenggara Timur, Diusung Oleh Partai Ini
Baca juga: Dinikahi Ali Syakieb dalam Waktu Dekat, Margin Wieheerm Gelar Pengajian dan Siraman
Informasi itu, kata keuchik, akhirnya sampai kepada telinga anaknya Muksalmina (25).
Karena tuduhan tersebut, sehingga Muksalmina marah.
Pada Senin (27/1/2020) malam, dia langsung mendatangi rumah warga yang selama ini menggunakan sepmor tersebut.
Lalu, Muksalmina mengambil kembali sepmor dari AY.
Selanjutnya, kenderaan roda dua tersebut dibawa pulang.
Akan tetapi, tak lama kemudian sepmor tersebut dibakar oleh Muksalmina.
Setelah ludes terbakar, kemudian anaknya menggantungkan kerangka sepmor itu di tiang listrik dari kayu.
“Tujuan digantung sepmor tersebut untuk memperlihatkam warga, kalau saya tak mengizinkan siapapun melakukan perbuatan yang salah,” ujar Amin.
Ditambahkan, ia juga sudah mengembalikan uang yang sudah diberikan AY dari mencari nafkah di depan masyarakat.
“Uang yang diberikan sebelumnya Rp 300 ribu saya kembalikan di depan warga,” pungkas keuchik.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Zulfitri menyebutkan, sepmor yang dibakar tersebut memang milik Keuchik Buket Jrat Manyang, M Amin.
Akan tetapi, bukan kenderaan dinas.
“Sepmor yang dibakar tersebut diduga selama ini kerap digunakan oleh orang lain untuk mencuri,” katanya.
Kasus ini, tambah Kapolsek, dalam proses penyelidikan.
Namun, sampai sekarang tidak ada pihak yang melaporkan atas kejadian tersebut.
Karena, sepmor yang dibakar oleh Muksalmina adalah milik orang tuanya.
“Jadi, tidak ada yang keberatan dengan pembakaran sepmor itu,” demikian Kapolsek Tanah Jambo Aye.(*)
Baca juga: VIDEO Vaksin Corona Sinovac Tiba di Pidie, Dikawal Ketat Personel Brimob Polda Aceh
Baca juga: VIDEO Hindari Razia, Penumpang Nekat Melompat dari Mobil di Perbatasan Aceh Tamiang
Baca juga: VIDEO Wanita Ini Joget di Tengah Kudeta Myanmar Berlatar Blokade Militer
Baca juga: VIDEO - Sosok Jenderal Min Aung Hlaing, Pemimpin Sementara Myanmar Usai Aung San Suu Kyi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sepmor-pemuda-dibakar.jpg)