Senin, 18 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Sebelum Didor, Kelompok Pencuri Sembako Sempat Diteriaki Rampok

"Melihat ada petugas di sana, saat itu sejumlah pengendara sepmor yang mengejar pelaku berteriak itu rampok itu rampok," sebut Kapolres Lhokseumawe.

Tayang:
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nurul Hayati
Foto: Polres Lhokseumawe
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto dalam siaran pers Mapolres, berdialog dengan beberapa tersangka yang terlibat kasus kriminal, Senin (1/2/2021). 

"Melihat ada petugas di sana, saat itu sejumlah pengendara sepmor yang mengejar pelaku berteriak itu rampok itu rampok," sebut Kapolres Lhokseumawe.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE-  Polres Lhokseumawe berhasil meringkus kelompok pencurian Sembako yang selama ini menyasar belasan toko grosir kelontong yang ada di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Tiga tersangka berhasil diamankan masing-masing MS alias Boy (40) dan AZ alias Kecap (33) dan RM alias Ali Dukon (48), ketiganya asal Gampong Meunasah Dayah, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara.

RM alias Ali Dukon ditangkap di rumahnya pada Selasa (26/1/2021), sedangkan kedua rekannya ditangkap pada Rabu (27/1/2021) di  sebuah rumah di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berawal saat  tersangka Ali Dukon, baru saja merampok sebuah toko grosir di kawasan Dewantara, Aceh Utara pada Kamis pagi 21 Januari lalu. 

Saat itu, ia membawa kabur hasil curian dengan mobil pikap Granmax Hitam, kemudian dikejar sejumlah warga menggunakan sepeda motor.

Pelaku kabur dari arah barat menuju ke arah Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Diangkut Kapal Aceh Hebat 1, Sebanyak 1315 Vaksin Sinovac Tiba di Simeulue

Namun sampai di Simpang Selat Malaka, ada petugas Satlantas Polres Lhokseumawe yang sedang mengatur arus kendaraan. 

"Melihat ada petugas di sana, saat itu sejumlah pengendara sepmor yang mengejar pelaku berteriak itu rampok itu rampok," sebut Kapolres Lhokseumawe.

Mendengar teriakan itu dan merasa curiga  salah seorang petugas, yaitu Bripka Saed Iskandar berusaha meminta Ali Dukon menghentikan laju kendaraan.

Namun, tersangka tidak berhenti  dan malah berusaha memacu mobil. 

Bahkan, aksi nekat tersangka itu nyaris menabrak Briptu Afni Mahendra yang sedang mengatur arus lalu-lintas.

“Petugas yang sedang mengatur lalu-lintas pagi, mendengar teriakan rampok dari sejumlah pengendara kendaraan yang berusaha mengejar mobil pickup tersangka. Kemudian petugas Lantas Bripka Said berusaha menghentikan laju kendaraan, namun tidak digubris, malah Ali Dukon tancap gas dan nyaris menabrak Briptu Afni,” jelas Kapolres.

Kemudian katanya, pada saat yang sama Bripka Said melihat satu besi panjang seperti laras senjata dari balik kaca mobil tersangka yang sedang melaju kabur.  

Baca juga: Kebutuhan Darah di Banda Aceh Capai 100 Kolf Setiap Hari, Anggota Dewan Ajak Warga Rutin Berdonor

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved