Berita Aceh Utara

Himpunan Mahasiswa Islam Minta Pemerintah Aceh Ganti Hari Libur Minggu ke Jumat, Ini Alasannya 

“Jika ditinjau secara ideologis, historis, dan juga sosio-kultural masyarakat kita, penetepan Hari Jum'at dan Sabtu sebagai akhir pekan sangat tepat

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO)HMI Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara, Fahrul Razi. 

“Hal yang sama juga terjadi pada pelajar dan mahasiswa, karena capek pulang sekolah mencoba istirahat sebentar, tapi ketinggalan waktu jum'at. Ini juga terjadi pada mahasiswa yang masuk pukul 15.00 WIB, Hari Jumat, mereka buru-buru ke luar masjid untuk pergi ke kampus,” katanya. 

Menurut Fahrul, Hari Jum'at sendiri secara etimologi dapat diartikan berkumpul.

Maka, selayaknya di Aceh sembari berkumpul untuk melaksanakan salat jum'at (khusus bagi laki-laki) dan juga jadi hari berkumpul untuk keluarga.

Secara teknis, peralihan akhir pekan ke Hari Jum'at Pemerintah Aceh dapat belajar ke dayah ataupun pesantren yang jauh – jauh hari telah menetapkan sebagai hari libur di setiap pekannya.

HMI meminta kepada pemerintah Aceh, untuk segera mengeluarkan Pergub untuk dasar aturan.

Sembari menunggu DPRA meng-qanunkan Hari Jumat sebagai hari akhir pekan di Aceh.

Untuk itu, HMI berharap semua pihak untuk sama-sama meminta pemerintah Aceh untuk menggantikan Hari minggu sebagai hari libur menjadi Hari Jum'at. (*)

Baca juga: Hakim Perberat Hukuman Kakek 78 Tahun Pelaku Rudapaksa 4 Anak, Dituntut 150 Bulan, Divonis 180 Bulan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved