Minggu, 10 Mei 2026

Luar Negeri

Kondisi Terkini Aung San Suu Kyi yang Ditahan Militer Myanmar

Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi yang ditangkap militer pada Senin (1/2/2021) dini hari. Setelah ditangkap, Aung San Suu Kyi juga ditahan

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP / ROSLAN RAHMAN
Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi. 

SERAMBINEWS.COM - Pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi yang ditangkap militer pada Senin (1/2/2021) dini hari.

Setelah ditangkap, Aung San Suu Kyi juga ditahan oleh pihak militer Myanmar.

Bagaimana kondisi terkini Aung San Suu Kyi  setelah penahanan dan dimana dia ditahan?

Terungkap keberadaan Aung San Suu Kyi dan kondisinya saat ini.

Seorang anggota parlemen dari partai National League for Democracy (NLD) yang enggan disebut namanya mengatakan, Suu Kyi menjadi tahanan rumah di rumah dinasnya di ibu kota Naypyidaw.

"Kami diberitahu untuk tidak khawatir. Namun kami khawatir. Alangkah leganya jika bisa melihatnya dari foto," ujarnya dikutip dari AFP, Selasa (2/2/2021).

Kemudian petugas pers NLD Kyi Toe mengatakan, tetangga melihat Suu Kyi berjalan-jalan di dalam kompleks rumah dinas itu pada Selasa pagi.

Khin Zaw Win analis yang berbasis di Yangon berpendapat, tampaknya Suu Kyi aman untuk saat ini.

"Semua laporan menunjukkan dia tidak dalam bahaya," katanya.

Namun, Herve Lemahieu dari Institut Lowy Australia berujar, ada kemungkinan militer sengaja menyembunyikannya untuk menghindari protes massa.

Saya rasa ide utamanya menjauhkannya dari pandangan publik... dia ditahan di Naypyidaw... jauh dari semua pusat populasi utama di mana demonstran dapat berunjuk rasa."

"Saya pikir itu pilihan yang disengaja," kata Lemahieu kepada AFP.

Ia pun menambahkan, militer Myanmar memiliki kepentingan untuk menjaga Suu Kyi baik-baik saja.

"Para petinggi senior menyadari, jika dia sakit atau tewas saat ditahan, orang-orang akan mencurigai adanya kekerasan, dan itu mungkin memicu reaksi yang sangat keras," lanjut Lemahieu.

Ini bukan pertama kalinya Suu Kyi menjadi tawanan militer.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved