Berita Banda Aceh
Pengprov Panahan Aceh Memulai Persiapan Gelar International Archery Open Tournament 2021
Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh memetakan berbagai persiapan...
Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
Laporan Jalimin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Para Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh sedang memetakan berbagai persiapan dan kebutuhan sebagai bentuk keseriusan menggelar kejuaraan terbuka internasional panahan yang telah diprogramkan pada rapat kerja (Raker) akhir tahun 2020 lalu di Banda Aceh.
Dari rapat awal pembahasan persiapan penyelenggaraan kejuaraan terbuka panahan internasional atau International Archery Open Tournament di suatu cafe elit di kawasan Kajhu, Aceh Besar, Senin (1/2/2021) sore, disebutkan, event tersebut dipastikan akan digelar pada bulan Juli 2021 dan mengundang atlet panahan dari negara-negara di Asia, Amerika, Eropa dan peserta dari negara Timur Tengah.
"Dalam rapat ini kita telah membahas berbagai persiapan awal, seperti pembentukan kepanitian, memastikan jadwal, tempat perlombaan (venue), dan negara-negara peserta yang akan diundang," sebut Ketua Umum Pengprov Perpani Aceh, Dr Nyak Amir MPd, Senin (1/2/2021).
Nyak Amir menyebutkan, event international ini akan mengundang seluruh Pengprov Perpani di Indonesia, negara-negara Asia, Amerika, Eropa dan Timur Tengah yang ada cabang olahraga panahan.
"Kita kerjasama dengan PB Perpani untuk mengetahui negara yang ada panahan yang bisa diundang. Target kita bisa diikuti 800 atlet panahan," katanya.
Baca juga: Sakit Hati sampai Membenci, Mulut Sudah Memaafkan namun Hati Masih Sakit, ini Penjelasan Buya Yahya
Nyak Amir mengatakan, Pengrov Perpani Aceh akan terus berusaha untuk mematangkan persiapan dari berbagai sisi, sehingga turnamen panahan internasioanal yang digelar di Aceh itu akan berlangsung sukses, dan lancar dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Dalam dua pekan ke depan, kita terus melakukan persiapan, sehingga pada pertengahan Februari 2021 nanti akan dilaunching atau diresmikan kejuaraan internasional yang akan dilaksanakan di Banda Aceh, Juli 2021 beserta peluncuran logo kejuaraan," ujar Nyak Amir yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Perpani.
Doktor Bidang Olahraga alumni Universitas Negeri Surabaya (UNS) 2004 ini menyebutkan, kejuaraan internasional yang akan diikuti atlet dari banyak negara memungkin dilaksanakan dalam suasana pandemi corona virus desease 2019 (Covid-19), ini merujuk Surat Edaran (SE) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah bisa menggelar event dengan syarat mematuhi protokol kesehatan yang ketat
"Dari dasar itu pula, kita menggelar event kejuaraan panahan internasional. Apalagi proses vaksinasi Covid-19 sudah mulai berjalan dan event digelar pada bulan Juli 2021, mudah-mudahan Covid-19 pada saat tersebut sudah terus berkurang," katanya.
Nyak Amir yang juga dosen Penjaskesrek FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) itu mengatakan, Ketua Umum PB Perpani, ibu Illiza Sa'aduddin Djamal sangat mendukung kejuaraan internasional di Banda Aceh dan menjadi ikon nasional, sehingga provinsi lainnya bisa ikut melaksanakan gelaran yang sama.
Sarana Promosi Wisata Aceh dan Simulasi PON 2024
Kata Nyak Amir, melalui kejuaraan international ini juga mempromosikan wisata Aceh. "Kita akan buat paket wisata dan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Aceh," sebut akademisi olahraga Aceh ini.
Kecuali itu, sebutnya, turnamen terbuka international ini juga sebagai simulator bagi Aceh sebagai tuan rumah cabang panahan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 dimana Aceh dan Sumatera Utara sebagai tuan rumah. "Nanti kita sudah siap pada saat Aceh tuan rumah PON tahun 2024," katanya.
Begitu juga, ujarnya, event tersebut akan menjadi ajang ujicoba bagi delapan atlet Aceh yang akan mengikuti PON XX Papua akhir tahun 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-persiapan-kejuaraan-panahan-internasional-di-aceh-juli-2021.jpg)