Berita Kutaraja
Bahas Perkembangan Aceh, Wali Nanggroe Terima Kunjungan Sekretaris Politik Kedubes Kanada
Baik kondisi ekonomi, potensi wisata, perkembangan pembangunan dan implementasi hasil perundingan MoU Helsinki selama 15 tahun terakhir.
Kehadiran mantan orang nomor dua di Indonesia yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini, diakui sebagai kunjungan silaturrahmi dengan tokoh sentral perdamaian Aceh.
Seperti diketahui, JK datang ke Aceh dalam rangka melantik Ketua Umum beserta pengurus PMI Aceh yang sudah terpilih beberapa waktu lalu.
Selasa (29/12/2020) siang, JK melaksanakan shalat dhuhur di Masjid Lampriet.
Setelah itu, JK kemudian langsung menuju Meuligoe Wali Nanggroe.
Pertemuan antara JK dengan Wali Nanggroe berlangsung selama satu jam lebih.
• Pria Ini Kaget Saat Dinyatakan Hamil, Padahal Mengeluh Sakit Perut, Ternyata Punya Pasien Sebelumnya
• Pengadilan Finlandia Adili Pemberontak Sierra Leone, Tuduhan Pemerkosaan dan Mempersenjatai Anak
• DPRK Soroti Proyek Gedung Sekolah Terbengkalai di Kompleks Transmigrasi Ujong Lamie Nagan Raya
Pada kesempatan tersebut, kepada JK, Wali Nanggroe menyampaikan kondisi terkini Aceh.
Malik Mahmud berharap implementasi MoU Helsinki tahun 2005 silam yang saat itu JK menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
“Kita sangat gembira kehadiran Pak JK ke Aceh. Sebagai mantan Wapres, kita sangat berharap agar Pak JK dapat membantu percepatan implementasi MoU Helsinki,” kata Wali Nanggroe yang didamping Staf Khusus, H Kamaruddin Abu Bakar, Teuku Kamaruzzaman, DR Rafiq, dan Katibul Wali Nanggroe, Azwardi Abdullah.
Pada kesempatan itu, Wali Nanggroe menyampaikan persoalan bendera dan lambang Aceh, tapal batas, dan beberapa masalah lainnya sesuai yang tertuang dalam MoU Helsinki.
Hanya saja, saat kini belum juga terimplementasi.
Dalam kesempatan tersebut, JK menyampaikan, bahwa kesepakatan MoU Helsinki hampir semuanya sudah terealisasi.
“Dan selebihnya dalam tahap proses. Insya Allah,” kata JK usai pertemuan.
“Pak Malik ini sahabat saya, kami bicara kenang-kenangan masa lalu,” tambah JK yang turut didampingi Sudirman Said, Fery Mursidan Baldan, Imam Addaruqudni, Husain Abdullah, dan Adam Suryadi Nur.
Pada hari yang sama, Keurukoen Katibul Wali Nanggroe juga mengadakan aksi donor darah.
Aksi sosial ini juga diikuti oleh para pejabat struktural, staf dan seluruh pegawai lainnya di lingkungan Meuligoe Wali Nanggroe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/wali-nanggroe-terima-kedubes-kanada.jpg)