Kesehatan

Sariawan Disebut Gejala Baru Covid-19, Benarkah? Begini Penjelasan Ahli

"Gejala sariawan pada Covid-19 tidak sekhas infeksi virus lain," ujar Irna dalam keterangan

Editor: Nur Nihayati
Kolase
Albothyl 

Penyebab kedua adalah akibat stres berlebih.

Meningkatnya hormon kortisol akibat stres akan berdampak pada penurunan imunitas.

Praktis, kerja sistem imun yang terganggu akan mudah memicu lahirnya sariawan.

“Penderita Covid-19 yang mengalami stres luar biasa bisa memicu hormon tadi menyebabkan sariawan,” tutur dia.

Penyebab ketiga, bisa diakibatkan tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi pada pengidap Covid-19.

Kurangnya asupan nutrisi sehari-hari akibat susah makan atau minum juga akan menimbulkan sariawan.

Gejala lain di mulut Tidak hanya sariawan, ada sejumlah kelainan lain pada mulut karena dipicu oleh Covid-19.

Salah satunya diakibatkan dari proses terapi dan tindakan perawatan medis untuk pasien Covid-19.

Irna menjelaskan, selain sariawan berbentuk stomatitis, pasien Covid-19 juga rentan mengalami kelainan lidah.

Sementara pada rongga mulut, pasien juga bisa mengalami bercak merah pada rongga mulut, air liur yang menjadi kental, rongga mulut berjamur, infeksi virus herpes, serta kelainan nonspesifik seperti munculnya bercak kemerahan di sekitar amandel.

“Gejala ini mungkin bisa muncul sebagai koinfeksi atau manifestasi sekunder dari penyakit sistemik yang menyertainya,” kata Irna.

Salah satu gejala yang umum terjadi, hilangnya indra perasa juga menjadi salah satu kelainan pada rongga mulut.

Gangguan perasa/pengecapan ini paling sering terjadi atau sekitar 45 persen pada pasien Covid-19.

Irna menjelaskan, tidak ada penanganan khusus untuk menangani kelainan pada rongga mulut dari pasien Covid-19.

Tiga faktor utama penyebab sariawan tersebut bisa ditangani dengan mencukupi kebutuhan nutrisi, memperbaiki kelainan sistemik, serta mengendalikan stres.

“Pasien bisa minum obat anti-inflamasi, stresnya harus dipulihkan, asupan gizinya diperhatikan, serta menggunakan obat kumur yang mengandung povidone iodine,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Benarkah Sariawan Disebut Gejala Baru Covid-19? Begini Penjelasan Ahli, 

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved