Breaking News:

TNI/Polri Kawal Distribusi Vaksin ke Puskesmas

TNI/Polri mengawal ketat distribusi vaksin Sinovac ke Puskesmas di Aceh Timur, Rabu (3/2/2021). Sebelumnya, Pemkab Aceh Timur menerima 3.621 dosis

For Serambinews.com
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH. 

IDI – TNI/Polri mengawal ketat distribusi vaksin Sinovac ke Puskesmas di Aceh Timur, Rabu (3/2/2021). Sebelumnya, Pemkab Aceh Timur menerima 3.621 dosis vaksin Covid-19 dari Pemprov Aceh, Senin (1/2/2021) malam.

“Hari ini, vaksin sudah mulai didistribusikan ke Puskesmas, dan itu dikawal oleh aparat keamanan,” ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH melalui Kabag Ops, AKP Salmidin SE kepada Serambi, Rabu (3/2/2021).

Menurutnya, setelah vaksin tiba di masing-masing Puskesmas, selanjutnya vaksin tersebut akan dijaga oleh pihak keamanan di masing-masing kecamatan.

Sejak ribuan dosis vaksin tersebut tiba di gudang farmasi Dinas Kesehatan Aceh Timur, ungkap Kabag Ops, aparat gabungan TNI/Polri dan petugas Satpol PP turut serta mengamankan vaksin tersebut. “Sejauh ini pengamanan berjalan dengan baik. Selanjutnya, kita juga akan mengamankan saat vaksin tahap kedua tiba di Aceh Timur,” tegas Kabag Ops Polres.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Timur, dr Edi Gunawan mengatakan, Dinkes Aceh Timur membentuk empat tim untuk pendistribusian vaksin ke-27 Puskesmas dan tiga rumah sakit umum daerah dalam kabupaten itu.

“Termasuk kita (RSUD dr Zubir Mahmud) Aceh Timur juga sudah menerima 650 dosis vaksin tahap pertama,” ungkap dr Edi yang juga Direktur RSUD Zubir Mahmud.

Sesuai pendataan awal, jelas dr Edi, jumlah tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr Zubir Mahmud yang akan disuntik vaksin 692 orang. “Tapi, vaksin yang kita terima hanya 650 dosis. Ini karena tidak semua tenaga kesehatan nantinya memenuhi syarat untuk divaksin,” ungkap dr Edi.

Jubir Satgas Covid-19 Aceh Timur, dr Edi Gunawan mengatakan, pencanangan suntik vaksin perdana di kabupaten itu dipercepat menjadi 10 Februari 2021.

Sesuai rencananya, jelas dr Edi, dalam pencanangan nantinya, sebanyak 15 orang pejabat publik yang akan disuntik vaksin perdana yaitu terdiri dari Bupati, Sekda, Forkopimda, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk organisasi ikatan dokter Indonesia (IDI).

“Setelah 15 pejabat publik selesai disuntik dalam vaksinasi perdana itu, selanjutnya penyuntikan dilanjutkan oleh tenaga kesehatan (nakes) di masing-masing puskesmas, dan rumah sakit,” pinta dr Edi.

Edi menegaskan, Pemkab Aceh Timur melaksakan suntik vaksin perdana pada 10 Februari 2021 nanti yang akan dipusatkan di RSUD dr Zubir Mahmud. Dalam kegiatan itu, Pemkab membentuk panitia terdiri dari tiga rumah sakit daerah, dan Dinkes setempat.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved