Selasa, 21 April 2026

Tenaga Kesehatan Meninggal Setelah Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan

Seorang tenaga kesehatan (nakes) dikabarkan meninggal dunia usai divaksin Covid-19. Begini penjelasan kepala dinas kesehatan

Editor: Muhammad Hadi
(KOMPAS.COM/HANDOUT)
Vaksin Covid-19 - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dr Pramesti Griana Dewi memberikan penjelasan tentang tenaga kesehatan yang meninggal seminggu setelah disuntik vaksin covid-19 

SERAMBINEWS.COM - Virus corona atau covid-19 sudah mewabah hingga ke Indonesia.

Kini pemerintah pusat hingga pemerintah daerah menggencarkan program vaksinasi covid-19.  

Namun, beredar berita meninggalnya seorang tenaga kesehatan (nakes) setelah satu minggu di suntik vaksin covid-19.

Seorang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dikabarkan meninggal dunia usai divaksin Covid-19.

Banyak Nakes di Pidie Khawatir dan Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Jadwal Pertama 10 Februari

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramesti Griana Dewi ketika dikonfirmasi menyatakan, nakes tersebut meninggal bukan karena disuntik vaksin Covid-19.

"Dari dokter penanggung jawab menyatakan bahwa itu bukan (meninggal) akibat vaksinasi Covid-19," kata Pramesti melalui pesan singkat, Jumat (5/2/2021).

Nakes tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat Dengue Shock Syndrome (DSS) atau demam berdarah.

Pramesti menjelaskan, nakes berjenis kelamin laki-laki ini memang sebelumnya menjalani vaksinasi Covid-19 di tempatnya bertugas, yaitu di RSUD Cilacap.

"Rabu tanggal 27 Januari 2021 (disuntik) vaksin Covid-19 di RSUD Cilacap dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan.

Setelah divaksin masuk kerja seperti biasa," ujar Pramesti.

Istana tak Jawab Surat AHY Soal Kudeta Partai Demokrat, Begini Tanggapan Sekjen Teuku Riefky Harsya

Selang beberapa hari kemudian, tepatnya hari Sabtu, 30 Januari yang bersangkutan bertugas merujuk pasien ke RSUD Sardjito Yogyakarta.

"Pulang dari Yogyakarta badan nggreges dan hari Minggu-nya (31 Januari) yang bersangkutan izin tidak masuk kerja," kata Pramesti.

Kemudian pada hari Rabu (3/2/2021) yang bersangkutan masuk ke IGD RSUD Cilacap.

Nakes tersebut mengeluh lemas dan BAB berwarna hitam.

Pakai Helm Berbentuk Tabung Gas 3 Kg dan Teko, Pasangan Kekasih Ini Tetap Pede di Jalan Raya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved