BERITA POPULER
BERITA POPULER - HMI Minta Libur Minggu Diganti Jumat Hingga Janda dan Imam Kampung Dinikahkan
Berita pertama yang cukup menyita perhatian pembaca mengenai Himpunan Mahasiswa Islam meminta Pemerintah Aceh untuk ganti hari libur Minggu ke Jumat.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
5. BERITA POPULER- Pria Aceh Ditemukan Usai Hilang 32 Tahun Hingga Pria Istri 5 Perkosa 3 Wanita
Pembaca setia Serambinews.com, berikut telah kami rangkuman 10 berita populer dari kanal NANGGROE selama sepekan terakhir.
Terhitung sejak 25 Januari 2021 hingga 31 Januari 2021.
Berita pertama yang cukup menyita perhatian pembaca mengenai seorang pria asal Aceh yang ditemukan keluarganya via Facebook, setelah menghilang selama 32 tahun.
Selanjutnya berita mengenai ratusan Kg sabu yang ditemukan di Bireuen oleh Dek Gam disebut sebagai 'Kado' bagi Kapolda Aceh untuk Kapolri yang baru dilantik.
Kemudian informasi mengenai pria beristri 5 yang perkosa 3 wanita hingga 1 meninggal, ternyata merupakan pelayan warkop di Kota Sigli.
• Ini Rincian Gaji PPPK, Mau Ikut CPNS 2021 atau PPPK?
Selain tiga berita di atas, ada sejumlah berita-berita lain yang juga tak kalah menarik.
Mulai dari 1.428 pejabat pemerintah Aceh dipanggil ke ruang Sekda Aceh, dugaan identitas kerangka manusia yang ditemukan terbalut mukena, hingga polisi kembali ciduk remaja yang setubuhi anak di bawah umur.
Pembaca Serambinews.com, berikut adalah 10 rangkuman berita populer dari kanal Nanggroe selama sepekan terakhir.
Baca selengkapnya disini.
6. Janda dan Imam Kampung Sepakat Dinikahkan Dengan Mahar Rp 200 Ribu
Berduaan di Mobil, Imam Kampung Dinikahkan dengan Janda Empat Anak, Mahar Rp 200 Ribu
Kasus dugaan mesum yang melibatkan IL (33), seorang Imam Kampung di Tangsilama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang dengan LI (39), janda beranak empat berakhir di pelaminan.
Kedua pasangan ini dinikahkan setelah melalui proses musyawarah yang melibatkan unsur Forkopimcam Seruway pada Kamis (4/2/2021) kemarin.
Kasubbag Humas Polres Aceh Tamiang Iptu Untung Sunaryo menjelaskan proses pernikahan ini berawal dari penangkapan yang dilakukan warga terhadap IL dan LI pada Rabu (3/2/2021) malam.
IL selain menjabat Imam Kampung juga diketahui telah memiliki istri dengan empat anak, sedangkan LI berstatus janda.
“Menurut informasi keduanya sudah sering bertemu,” kata Untung, Sabtu (6/2/2021).
Berita selengkapnya klik disini.
• Wow! Gelandang Arsenal Ini Ketagihan Mie Instan, Siap Jadi Duta Indomie Biar Bisa Makan Sepuasnya
7. Orangtua Karaoke di Rumah, Dua Anaknya Meninggal Tenggelam dalam Septic Tank
Dua balita kakak beradik di Dusun Makmur, Kampung Alurtani I, Tamiang Hulu meninggal tenggelam di kolam bekas septic tank, Selasa (2/2/2021).
Kedua korban, Alfizil Aini (4) dan adiknya Zikra Hidayatullah (2) dinyatakan tewas di tempat karena diduga terlambat ditolong.
Kapolsek Tamiang Hulu Iptu Delyan Putra menjelaskan lubang kolam septic tank itu berada di belakang rumah korban. Saat itu lubang tersebut sedang dibersihkan.
“Sedang dibersihkan, sedangkan ibu korban atas nama Suhar (35) membersihkan rumah, anak-anaknya main di dekat lubang itu,” kata Delyan.
Menurut keterangan, Suhar menghabiskan waktu istirahatnya dengan karaoke di dalam rumah dengan volume tinggi. Korban baru menyadari kondisi kedua anaknya setelah dan beberapa saat tidak melihat kedua korban yang biasanya hilir mudik di dalam rumah.
Berita selengkapnya klik disini.
8. Mubes Tandingan Aceh Sepakat Dianggap Ilegal, Pengurus akan Tempuh Jalur Hukum
Kisruh di Aceh Sepakat belum berakhir.
Konflik ini pun berpotensi kembali meruncing dan bergulir ke jalur hukum, bila salah satu pihak tetap memaksakan diri menggelar Musayawarah Besar (Mubes) pada 8-9 Februari 2021.
Babak baru kekisruhan ini muncul, setelah ada pihak mengatasnamakan Aceh Sepakat akan menggelar Mubes di Hotel Adimulia, Medan pada 8-9 Februari 2021.
• VIDEO - Ribuan Pengunjuk Rasa Turun ke Jalan Menentang Kudeta Militer Myanmar
HM Husni Mustafa, selaku Ketua Umum DPP Aceh Sepakat secara tegas menyatakan, kegiatan itu di luar sepengetahuan dia.
Secara tegas, Husni menyatakan kegiatan itu ilegal dan pihaknya akan menempuh jalur hukum.
“Kami sudah menyurati Kapolda dan unsur Forkopimda Sumut lainnya, artinya bila Mubes ini tetap digelar, kami akan menempuh jalur hukum karena ilegal,” kata Husni, Sabtu (6/2/2021).
Secara tegas Husni menyatakan, kepengurusan DPP Aceh Sepakat yang diakui hanya satu dan di bawah kepemimpinan dia.
Artikel lengkapnya klik disini.
9. Penanganan Dinilai Lamban, Pasien Meninggal, Keluarga Mengamuk, Begini Penjelasan Direktur RSUZA
Keluarga Marfit Yanuriza (22), pasien rujukan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh, meninggal dunia dalam perawatan medis di rumah sakit tersebut.
Keluarga Marfit Yanuriza pun mengaku kecewa dan sempat mengamuk di rumah sakit.
• BERITA POPULER- Pengacara tak Senonoh dengan Klien, Sopir Bus Pelangi Ditangkap Hingga Kakek Berotot
Mereka menilai petugas lamban merespon penanganan emergency yang sedang dihadapi pasien, sehingga gadis asal Kluet Utara, Aceh Selatan itu pun meninggal dunia sekitar pukul 13.25 WIB, Senin (1/2/2021).
Kekecewaan itu diungkapkan paman korban, T Syafrizal yang menghubungi Serambinews.com, Senin (1/2/2021).
Menurutnya, yang keluarga sesalkan dan sangat kecewa dengan pihak RSUZA, karena lamban merespons di saat pasien dalam kondisi sekarat dan membutuhkan bantuan cepat untuk segera mendapatkan bantuan di High Care Unit (HCU) rumah sakit tersebut.
Informasi selengkapnya klik di link ini.
10. Aduh, Penderita HIV/AIDS di Aceh Barat Capai 18 Orang, 6 Orang Meninggal Dunia dan 7 Menghilang
Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Aceh Barat, hingga 2020, mencapai 18 orang. Kasus itu tercatat sejak 2016 hingga 2020.
Sementara dari jumlah 18 kasus tersebut, sebanyak 6 orang di antaranya telah meninggal dunia dan 7 orang menghilang dari Aceh Barat, yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.
"Saat ini, pasien yang masih dalam pengobatan dan dalam pantauan Dinkes masih ada sekitar 4 orang lagi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Barat, Syarifah Junaidah kepada Serambinews.com, Rabu (3/2/2021).
Disebutkan Kadinkes, para pasien tersebut dirahasiakan identitasnya supaya tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
• VIDEO - Polisi Turki Sita Buku Mantra Sihir Kuno di Atas Kulit Ular Sanca
Karena jika identitas pengidap HIV/AIDS ini terbongkar, dikhawatirkan pasien itu bisa dijauhi masyarakat atau terdampak sanksi sosial lainnya terhadap keluarga pasien tersebut.
Di sisi lain, Syarifah Junaidah mengingatkan, masyarakat Aceh Barat agar bisa lebih berhati-hati dan dapat menjaga diri perilaku buruk jika tidak ingin terjangkit AIDS/HIV.
Baca selengkapnya disini.
(Serambinews.com/Yeni Hardika)