Sabtu, 2 Mei 2026

Video

VIDEO - Restoran Ini Gratiskan Makanan Bagi Mahasiswa Kesulitan Keuangan

Dia mengatakan setiap orang sama, tidak peduli apakah orang itu Muslim, Kristen, hitam, Cina dan pintu restorannya selalu terbuka untuk semua orang.

Tayang:
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Mursal Ismail

Dia menolak tawaran sumbangan karena dia tidak ingin keputusannya kehilangan makna.

“Ketika Anda bangun di pagi hari dan berdoa 'Ya Allah, mudahkanlah untuk membantu orang,' Dan Allah mengabulkan doa itu saat kita kembali ke rumah,” katanya.

Dia berterima kasih kepada semua orang, Muslim, Kristen, atau Yahudi yang menawarkan uang, "Saya melakukan ini untuk Allah," tegasnya.

Brahim tidak mengharapkan balasan apa pun, dia puas dengan doa-doa yang mungkin diucapkan beberapa orang untuknya.

Untuk pemilik restoran yang masih muda, gesturnya sesuai dengan moto Prancis, "Liberty, Equality, Fraternity”

Dia mengatakan setiap orang sama, tidak peduli apakah orang itu Muslim, Kristen, hitam, Cina dan pintu restorannya selalu terbuka untuk semua orang.

Brahim mengatakan Muslim tidak seperti yang digambarkan oleh media, Islam meminta Muslim untuk membantu orang.

“Umat nasrani menelepon saya dan mereka berkata, 'Islam tidak seperti yang dilihat di TV.' Dia menjawab, 'Ya, pergi dan lihat sendiri.

"Seseorang tidak perlu takut mendekati orang lain. Pergi lihat. Jika baik, jauh lebih baik. Jika buruk, kamu akan pergi," kata Brahim.

“Alhamdulillah, kita terus berikan contoh yang baik. Kami bahkan masuk TV. Dan saya berharap pesan ini sampai ke seluruh dunia, ”tambahnya.

Walikota di kotanya memanggil untuk memberi selamat, sedangkan pejabat pemerintah tidak ada.

Keputusannya semakin luar biasa karena Prancis terlibat dalam perdebatan sengit tentang RUU Separatisme, yang saat ini sedang dibahas di Majelis Nasional.

RUU ini, yang disiapkan oleh Menteri Dalam Negeri, Gérald Darmanin, digambarkan sebagai diskriminasi terhadap Muslim yang tempat ibadah, restoran, perkumpulan, dan bisnis lainnya terancam oleh tekanan administratif atau bahkan penutupan. (*)

Sumber: Anadolu Agency

VIDEO - Ketika Pesawat Boeing 737 Disulap Jadi Restoran Cepat Saji

Pemilik Perahu Tradisional Maroko Melawan Arus Modernisasi, Jadi Bagian Sejarah Dua Kota Kembar

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved