Breaking News:

Warga Keluhkan KMP Papuyu Tak Berlayar ke Pulo Breueh

Masyarakat Pulo Aceh mengeluhkan tidak berlayarnya Kapal Motor Pen umpang (KMP) Papuyu ke Pulo Breuh, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar

Editor: bakri
SERAMBITV.COM
KMP Papuyu sandar di Pelabuhan Uleelheu, Minggu (21/7/2019). 

BANDA ACEH - Masyarakat Pulo Aceh mengeluhkan tidak berlayarnya Kapal Motor Pen umpang (KMP) Papuyu ke Pulo Breuh, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar. Padahal, kehadiran kapal tersebut sebagai moda transportasi yang disubsidi pemerintah sangat membantu masyarakat. 

"Setelah mogok dengan alasan tidak adanya tiang border dermaga darurat dan BPKS telah membantu membuatnya, kini Papuyu kembali tidak berlayar. Padahal kehadiran KMP Papuyu sangat membantu masyarakat Pulo," kata Fauzi Ulpa, pemuda Pulo Aceh kepada Serambi, Senin (8/2/2021).

Menurut Fauzi, sebelumnya sejak awal tahun 2021, KMP Papuyu tidak berlayar sampai kemudian BPKS melalui Kedeputian Tehnik Pengembangan dan Tataruang (Tekbang) mengirimkan tim perbaikan sehingga dermaga tersebut bisa kembali digunakan.

Usai BPKS memperbaiki kerusakan tersebut, KMP Papuyu kembali berlayar ke Pulo Breueh. "Tapi pelayaran hanya satu hari. Setelah itu kembali nggak berlayar Papuyu ke sana," kata Fauzi yang berharap KMP Papuyu bisa kembali berlayar ke Pulo Breueh. 

Sebelumnya pada 28 Januari 2021 diberitakan, masyarakat Pulo Breuh memang sempat mengeluh karena adanya gangguan transportasi laut (tidak berlayarnya KMP Papuyu), akibat kerusakan tiang bolder dermaga darurat Pulo Breuh.

Dalam hal ini, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) melalui Kedeputian Tehnik Pengembangan dan Tataruang (Tekbang) telah mengirimkan tim perbaikan dan memastikan dermaga tersebut kembali dapat digunakan pada Sabtu (30/1/2021)

Kepala BPKS Iskandar Zulkarnain yang diwakili Deputi Tehnik Pengembangan dan Tataruang Azwar Husein, kepada Serambinews.com, dalam rilisnya, Kamis (28/1/2021) menyebutkan, kerusakan pada tiang bolder dermaga Pulo Breuh tersebut untuk sementara sudah diatasi dan sudah bisa difungsikan kembali sembari menunggu pembangunan Jembatan penghubung antara Pulo Breuh - Pulo Nasi pada tahun 2023 mendatang.(dan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved