Senin, 4 Mei 2026

Dituding Jadi Dukun Santet, Pasangan Lansia Nyaris Tewas Diamuk Massa, Rumah Dibakar Habis

Tak hanya dianiaya, rumah pasangan suami istri ini pun dibakar, Rabu (10/02) dini hari, sekitar jam 02.00 Wita

Tayang:
Editor: Amirullah
GABRIELLA AUDI / AFP
FOTO HANYA ILUSTRASI --- Pendemo membakar sofa di jalan di West Philadelphia Barat, Selasa (27/10/2020) waktu setempat, selama demonstrasi menentang penembakan fatal Walter Wallace, seorang pria kulit hitam, 27 tahun, oleh polisi. Ratusan orang berdemonstrasi di Philadelphia pada akhir tanggal 27 Oktober, dengan penjarahan dan kekerasan terjadi pada malam kedua kerusuhan setelah penembakan polisi terakhir terhadap seorang pria kulit hitam di AS. Kerusuhan baru terjadi sehari setelah kematian Walter Wallace yang berusia 27 tahun, yang keluarganya mengatakan dia menderita masalah kesehatan mental. Pada Senin malam, ratusan demonstran turun ke jalan, dengan polisi anti huru hara mendorong mereka kembali dengan perisai dan tongkat. (GABRIELLA AUDI / AFP) 

SERAMBINEWS.COM - Pasangan lanjut usia (Lansia), Pakoh (60) dan suaminya A Latif (65), asal Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) nyaris tewas diamuk massa, Rabu (10/2/2021).

Hal itu terjadi lantaran keduanya dituduh sebagai dukun santet.

Keduanya harus dilarikan ke RSUD Bima.

Pasalnya, mereka mengalami luka bacok serius.

Tak hanya dianiaya, rumah pasangan suami istri ini pun dibakar, Rabu (10/02) dini hari, sekitar jam 02.00 Wita, sebagaimana diberitakan TribunLombok.com.

"Keduanya diduga sebagai dukun santet,” ujar Kapolsek Langgudu Iptu Kodrad, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/2/2021).

Nenek Pakoh alias Ina Haja (60), mengalami luka parah pada pergelangan tangan kanan.

"Tangannya hampir putus dan luka robek pada punggungnya," jelasnya.

Istri Tak Mau Dipeluk dan Dicium, Suami Ngamuk Hingga Aniaya Istri dan Anak Mereka yang Masih Bayi

Berapa Banyak Telur yang Boleh Dikonsumsi? Sehatkah Jika Dimakan Setiap Hari? Baca Ulasan Berikut

DIAMUK MASSA: Dua kakek nenek dilarikan ke RSUD Bima setelah diamuk massa, sementara rumahnya hangus terbakar, Rabu (10/2/2021).
DIAMUK MASSA: Dua kakek nenek dilarikan ke RSUD Bima setelah diamuk massa, sementara rumahnya hangus terbakar, Rabu (10/2/2021). (Dok. Polsek Langgudu via TribunLombok)

Sementara sang suami, kakek A Latif alias Ama Haja (65), mengalami luka robek pada betis kanan dan punggung kanan.

Kodrad menjelaskan kronologi kejadian.

Kala itu keduanya tengah tertidur pulas bersama sang anak.

Kemudian banyak orang tak dikenal melempari rumah korban.

Selanjutnya mereka juga mulai membakar rumah tersebut.

“Saat kedua korban turun dari rumahnya, mereka langsung dibacok sehingga korban langsung berteriak minta tolong," jelasnya.

"Untung anaknya terbangun dan langsung menyelamatkan kedua orang tuanya.”

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved