Breaking News:

Mantan Sekretaris MA Nurhadi Ancam Bakal Polisikan Saksi atas Dugaan Keterangan Palsu dan Fitnah

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi mengancam bakal melaporkan saksi bernama Marieta ke polisi atas dugaan keterangan palsu.

Tribunnews
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi (tengah) memakai baju tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020). KPK menangkap Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono yang sudah buron selama empat bulan terkait kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi mengancam bakal melaporkan saksi bernama Marieta ke polisi atas dugaan keterangan palsu.

Terdakwa kasus dugaan suap dan gratifikasi yang juga mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi mengancam melaporkan polisi saksi bernama Marieta.

Nurhadi mengutarakan ancamannya itu dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis (11/2/2021).

Dalam persidangan, seorang penjual jam tangan mewah bernama Marieta menyebut menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono pernah membeli jam seharga Rp1,85 miliar untuk mertuanya, Nurhadi.

Saat pembelian periode Oktober 2015 lalu, Marieta menyebut ada percakapan bahwa Rezky membeli jam mewah untuk "Babe" yang disimpulkan Marieta adalah Nurhadi.

Nurhadi yang terhubung secara daring dengan tegas membantah keterangan Marieta.

"Pembelian jam Rezky ini, dari poin A sampai K sebagian besar adalah untuk 'Babe'. Tapi di sini saudara menjelaskan nama saya Nurhadi, tegas," kata Nurhadi.

"Ini saya bantah tegas ini adalah fitnah yang sangat kejam betul dari saudara. Terus terang aja ini akan saya ambil langkah hukum karena saudara memberikan keterangan yang tidak benar," sambung dia.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat memotong pernyataan Nurhadi lantaran dinilai mengancam saksi mereka.

"Karena terdakwa mengancam saksi kami, kami sangat keberatan," kata Jaksa KPK.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved