Breaking News:

Kisah Cinta Pria Turki

Kunjungi Jejak Ottoman Kesultanan Utsmaniyah di Aceh, Pria Turki Bertemu Cucu Tentara Turki

Azimah bersama suaminya bertanggung jawab terhadap situs Makam Tengku Di Bitay sekaligus menjadi pemandu bagi pengunjung.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Saat menelusuri jejak Ottoman Kesultanan Utsmaniyah di Aceh, tepatnya di kawasan Bitay (kini masuk wilayah Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh) Huseyin Ozturk (28) bertemu dengan saudara Turki-nya. 

Karena menjaga amanah dari orang tuanya itu, ia tetap bertahan tinggal di kawasan situs Makam Tengku Di Bitay.

Saat bertemu Huseyin, Azimah turut menjelaskan kesehariannya, serta anak dan asal muasal keturunannya.

Ia juga menyebut Makam Tengku Di Bitay sebagai bukti bahwa sebanyak 600 tentara Turki Usmani atau Ottoman ini mendarat di kawasan Bitay (kini masuk wilayah Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh) pada tahun 1567.

Menurutnya Sebagian tentara Ottoman ini syahid dalam perang dengan Portugis.

Kisah Pria Turki Menikahi Wanita Aceh, Sebut Orang Turki Anggap Aceh Sebagai Saudara Dekat

Setelah berhasil mengusir Portugis, para tentara Ottoman ini mendirikan akademi militer di Bitay, untuk melatih pasukan Kerajaan Aceh Darussalam.

Di lokasi yang sama, pasukan Ottoman juga mendirikan perguruan Islam.

Sebagian besar tentara Ottoman ini menikah dengan perempuan Aceh dan menjadi warga Aceh.

Keturunan pasukan Ottoman ini masih bisa ditemui di Bitay hingga saat ini.

Dalam kompleks makam, terdapat makam Tengku Di Bitay dan ratusan tentara Kesultanan Usmaniyah.

Teungku Di Bitay yang bernama asli Salaheddin adalah salah satu penghubung diplomatis antara Turki dengan Kerajaan Aceh Darussalam, pada masa lalu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved