Harga Sembako
Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil, Harga Kacang Kedelai Terus Naik
Gula pasir juga demikian, harga ecerannya masih tetap Rp 13.000/Kg, karena harga tebusnya di tingkat penyalur saat ini, berkisar Rp 590.000-Rp 595.000
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Pada bulan Januari lalu, karena masih bulan maulid, daya beli beras, telur dan minyak goreng, maupun gula pasir, masih tinggi.
Untuk beras, satu hari bisa laku 15 sak, gula pasir 5 sak, dan telur ayam ras 10 ikat, minyak goreng 1.000 Kg.
“Memasuki minggu ketiga, bulan Februari ini, permintaannya dari masyarakat secara umum, mulai turun berkisar 15-30 persen, dari kondisi bulan Januari,” ujar H Ramli.
Marwan, pedagang grosir beras di Pasar Aceh yang dimintai penjelasannya terhadap daya beli beras pada minggu ketiga bulan ini mengatakan, sedikit turun sekitar 10-15 persen, sementara harganya relatif stabil.
Beras Blang Bintang, Indrapuri dan Tangse , kualitas standar, dijual pedagang berkisar Rp 140.000-Rp 145.000/sak (25 Kg).
Permintaan beras dari masyarakat, pasca bulan maulid lalu, sedikit menurun, kata Marwan. Stok beras di toko cukup banyak, dan bulan depan akan ada panen lagi, harga beras bisa turun, karena stok beras banyak, sementara daya belinya turun.
Harga gabah petani saat di daerah yang sedang panen, sebut Marwan, berkisar Rp 4.600-Rp 4.700/Kg. Karena daya beli beras turun, bisa mempengaruhi harga jual gabah, ikut turun.
Bulan depan, harga beras bakal turun. Alasannya, dibeberapa daerah sudah mulai panen, sementara stok beras ditingkat pedagang masih banyak, sedangkan penawaran beras dari penggilingan padi kepada pedaganagn beras, akan meningkat.
“ Kondisi itu bisa membuat harga beras jadi turun, ”ujar Marwan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-aceh-besar-meninjau-dan-memantau-harga-sembako.jpg)