Rabu, 6 Mei 2026

Mayat Wanita di Bawah Kolong

Sebelum Rumah Didobrak dan Ditemukan Dua Mayat, Ternyata Pintu Tergembok dari Luar

"Karena pintu rumah tergembok dari luar, sehingga menantunya itu beranggapan bahwa korban sedang pergi ke Aceh Tamiang, sehingga tidak jadi menjenguk

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Dok Polres Aceh Timur
Tim identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur, melakukan identifikasi dan olah TKP, lokasi penemuan dua mayat wanita di sebuah rumah di Dusun Jati, Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, Senin (15/2/2021). 

Lalu diintipnya ke kamar, ternyata ada mayat di bawah kolong tempat tidur.

Saat ditanya, apakah pada tubuh mayat ada temukan bekas luka karena ada ceceran darah di lokasi, Maimunah mengaku tidak mengetahuinya, karena kondisi mayat sudah menggembung.

"Sebelum ditemukan, diduga mayat tersebut sudah empat hari," ungkap Maimunah.

Ditanya, kenapa pintu rumah tergembok dari luar, diduga hal itu sengaja dilakukan oleh pelaku.

"Namun secara pastinya, kita belum tahu apa penyebabnya. Karena, jenazah sedang dibawa polisi untuk identifikasi lebih lanjut," ungkap Maimunah.

Baca juga: Viral Tulisan Tangan Sangat Rapi Milik Siswa SMA di Cilacap, Netizen Berkomentar Heran

Sebelumnya diberitakan, warga Kecamatan Simpang Jernih, digegerkan dengan penemuan dua mayat wanita di bawah kolong tempat tidur di rumah warga di Dusun Jati, Desa Simpang Jernih, Senin (15/2/2021) siang sekitar 12.30 WIB.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, dari Plt Kapolsek Simpang Jernih Ipda Rudiono SH, kedua identitas mayat perempuan itu satu berusia 56 tahun yakni Siti Fatimah, dan seorang lagi usia pelajar 15 tahun Nadatul Afraa alias Dek Yus.

Ipda Rudiono menceritakan, kronologi awal penemuan mayat tersebut.

Bermula Senin siang itu, Fatimah (menantu Siti Fatimah atau korban) meminta tolong kepada M Nasir untuk mengecek rumah korban (Siti Fatimah).

Fatimah meminta tolong kepada M Nasir untuk mengecek rumah Siti Fatimah, dikarenakan sudah tiga hari tidak terlihat.

Saat M Nasir hendak mengecek rumah Siti Fatimah, lalu Fatimah menghubungi keluarga Siti Fatimah yang ada di Aceh Tamiang.

Hasil konfirmasi ke Aceh Tamiang, mengatakan bahwa korban (kedua almarhum) tidak ada di Aceh Tamiang.

Kemudian, M Nasir menuju ke rumah korban.

Baca juga: RB Leipzig vs Liverpool, Liga Champions, Jadi Ajang Pembuktian The Reds di Laga Eropa

Setiba di teras rumah banyak lalat berterbangan dan tercium bau busuk dari dalam rumah.

Kemudian, M Nasir melaporkan hal itu ke Kamaruddin (anak laki-laki korban) yang saat itu sedang ke Kuala Simpang.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved