Berita Banda Aceh
FTK UIN Ar-Raniry Luluskan 489 Mahasiswa S1, Dekan Sampaikan Pesan Pelajaran dari Imam Syafi’i
Kelulusan ini setelah mereka mengikuti prosesi yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021 di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam
Penulis: Misbahuddin | Editor: Mursal Ismail
Kelulusan ini setelah mereka mengikuti prosesi yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021 di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Rabu (17/2/2021).
Laporan Misbahuddin | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh kembali meluluskan 489 mahasiswa strata satu (S1).
Kelulusan ini setelah mereka mengikuti prosesi yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021 di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Rabu (17/2/2021).
Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Dr Muslim Razali, SH, MAg, dalam sambutannya mengatakan lulusan Fakultas Tarbiyah memiliki keistimewaan tersendiri dengan disiplin ilmu yang dimilikinya.
Sebab selain ilmu tersebut bermanfaat bagi diri sendiri, juga bermanfaat langsung bagi orang lain, jika diajarkan dengan baik dan penuh keikhlasan.
“Kami berpesan agar nantinya dalam memberikan pembelajaran dan mengajarkan anak didik yang merupakan generasi bangsa, diharapkan dapat meneruskan ilmu yang dimiliki dengan hati yang ikhlas.
• Berkas Kasus Oknum Dokter Selundupkan Miras dari Medan Jelang Tahun Baru Dilimpahkan ke Kejaksaan
Sebab jika kita melakukan dengan ikhlas, maka selain mendapatkan kesenangan di dunia juga akan mendapatkan pahala untuk akhirat nanti,” kata Dr Muslim Razali.
Razali mengatakan guru berperan penting dalam pendidikan.
Oleh karena itu untuk menjadi guru profesional tentu harus ditempuh dengan beberapa hal, sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai.
Dekan mengutip apa yang telah diajarkan oleh Imam Syafi’i, bahwa ada lima hal yang harus diperhatikan oleh seseorang dalam menuntut ilmu.
Pertama otak yang cerdas atau memiliki intelegensi yang tinggi.
Kedua, adanya keinginan dalam menuntut ilmu.
Ketiga adalah petunjuk guru, arahan dan bimbingan sangat penting dalam menuntut ilmu.
Keempat adalah ijtihad.
Kelima, manusia harus menuntut ilmu sepanjang masa.
• Kesetrum saat Bersihkan Ranting yang menjuntai ke Kabel, Petugas PLN di Aceh Timur Meninggal
“Kami mengharapkan kepada peserta lulusan FTK UIN Ar-Raniry agar terus menuntut ilmu dan tidak berhenti pada jejang S1 saja.
Kita berharap bagi yang memiliki kemampuan dan kesempatan, segeralah melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni S2 hingga program doktor,” kata Muslim Razali.
Lebih lanjut, Muslim berpesan agar lulusan FTK dapat menjadi guru yang profesional.
Dengan demikian dibutuhkan kemampuan dalam merumuskan perancangan pembelajaran.
"Antara lain tentang perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran itu sendiri, jika hal itu dapat disusun secara seimbang, Insya Allah kita akan menjadi guru yang profesional," pesan Muslim.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr M Chalis, MAg, menyebutkan yudisium semester ganjil tahun akademik 2020/2021, FTK UIN Ar-Raniry meluluskan 489 sarjana S1.
Rinciannya 106 laki-laki dan 383 perempuan.
• Tora Sudiro Ubah Honda Astrea Legenda Jadi Streetcub dan Scrambler
Dia merincikan, jumlah tersebut merupakan lulusan dari 13 program studi di FTK UIN Ar-Raniry, yakni PAI 42 orang, PBA 26 orang, PBI 71 orang, Fisika 17 orang, Matematika 52 orang, MPI 36 orang, Biologi 45 orang.
Kemudian Kimia 35 orang, PGMI 45 orang, PIAUD 30 orang, PTE 9 orang, PTI 38 orang, dan Bimbingan Konseling 43 orang.
"Dengan bertambahnya jumlah tersebut, maka jumlah alumni FTK UIN Ar-Raniry dalam kurun waktu 20 tahun terakhir sebanyak 19.601orang," sebut M Chalis.
Pada kesempatan ini, orasi ilmiah disampaikan Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdatul Ulama Aceh, Dr. Fakhrul Rizal, MA. (*)