Breaking News:

Berita Gayo Lues

Berkas Kasus Oknum Dokter Selundupkan Miras dari Medan Jelang Tahun Baru Dilimpahkan ke Kejaksaan

Ia diciduk setelah polisi menemukan miras dari mobil yang dikendarai pelaku tersebut.

For Serambinews.com
Kasatreskrim Polres Gayo Lues, Iptu Irwansyah 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Masih ingat kasus seorang oknum dokter yang bertugas di RSUD Muhammad Alikasim Kabupaten Gayo Lues (Galus) ditangkap polisi, menjelang pergantian tahun 2020 lalu.

Oknum dokter tersebut diringkus aparat Polres Galus akibat menyelundupkan dan memasok minuman keras (miras) berbagai merek dari Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk diperjualbelikan di kabupaten itu.

Kala itu, oknum dokter berinisial RA alias Romi (30), warga Penampaan, Kecamatan Blangkejeren tersebut ditangkap dan diamankan aparat kepolisian di Desa Gele Blangkejeren.

Ia diciduk setelah polisi menemukan miras dari mobil yang dikendarai pelaku tersebut. Selain itu, polisi juga menyita berbagai merek miras dari sebuah klinik milik oknum dokter tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com menyebutkan, kasus perkara khamar dengan tersangka seorang oknum dokter yang ditangkap pada 25 Desember 2020 lalu, kini berkasnya sudah lengkap.

Baca juga: Per 17 Februari 2021, Ini Jumlah Nakes di Lhokseumawe yang Sudah Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Petugas PLN Meninggal Kesetrum saat Bersihkan Ranting yang menjuntai ke Kabel, Begini Kejadiannya

Baca juga: Warga Samalanga Urus KTP ke Simpang Mamplam, Camat dan Apdesi Jalin Kerja Sama dengan Disdukcapil

Penyidik pun melimpahkan pelaku bersama dengan bukti miras ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gayo Lues untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Galus, AKBP Charlie Syahputra Bustamam, melalui Kasatreskrim, Iptu Irwansyah kepada Serambinews.com, Rabu (17/2/2021), mengatakan, berkas perkara khamar terhadap seorang oknum dokter yang bertugas di RSUD Galus itu telah dinyatakan lengkap (P-21).

Sebab itu, ujar Kasat Reskrim, tersangka bersama barang bukti telah diserahkan ke kejaksaan oleh penyidik, sekitar lima hari yang lalu.

Diterangkannya, pelaku khamar itu menyeludupkan minuman keras berbagai merek dari Medan untuk dikonsumsi sendiri dan diperjualbelikan dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 1.000.000 perbotolnya.

Baca juga: Hari Ini, Kembali Terpantau Tiga Titik Panas di Aceh, Ini Lokasinya

Baca juga: Harga Mobill Baru Dipastikan Turun, Kemenkeu Keluarkan Aturan Maret 2021

Baca juga: Ini Pengirim Papan Bunga Ucapan Selamat Aceh Provinsi Termiskin Berjejer di Depan Kantor Gubernur

"Perkara khamar atau miras terhadap seorang oknum dokter RA alias Romi dikenakan Pasal 16 ayat (1) dan (2) Qanun Aceh Nomor 06 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan terancam hukuman cambuk tersebut, telah diserahkan ke kejaksaan," pungkasnya.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved