Senin, 27 April 2026

Berita Aceh Timur

Hasil Otopsi Mayat Ibu dan Anak di Aceh Timur, Tengkorak Kepala Pecah, Tulang Iga dan Rahang Patah

Hasil otopsi yang dilakukan unit identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur, terhadap kedua jenazah ibu dan anak di rumah sakit Bhayangkara Medan

Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Dok Polres Aceh Timur
Unit identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur, saat melakukan autopsi terhadap jenazah ibu dan anak yang diduga korban pembunuhan di Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Hasil otopsi yang dilakukan unit identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur, terhadap kedua jenazah ibu dan anak di rumah sakit Bhayangkara Medan, diketahui kedua tengkorak jenazah mengalami pecah.

"Berdasarkan hasil pendampingan yang dilakukan oleh unit identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur, saat dilakukan autopsi terhadap jenazah Siti Fatimah diketahui tengkorak bagian wajah Siti Fatimah hancur.

Begitu juga tengkorak kepala bagian atas Nadatul Afraa juga pecah," ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Arys Purwoko SIP SIK, dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Rabu (17/2/2021).

Selain tengkorak kepala pecah ungkap, Kasat Reskrim, tulang iga sebelah kiri Siti Fatimah juga patah.

Begitu juga rahang sebelah kiri Nadatul Afraa juga patah.

Baca juga: Mayat Ibu dan Anak Ditemukan di Simpang Jernih, Korban Dikenal Baik dengan Masyarakat

"Penyebabnya diduga akibat terbentur benda tumpul. Sedangkan pada tubuh kedua korban tidak ditemukan luka bekas benda tajam," ungkap Kasat Reskrim.

Meninggalnya kedua korban, ungkap Kasat Reskrim, diduga akibat kehabisan darah.

"Keduanya diperkirakan sudah meninggal dunia 72 jam saat ditemukan," ungkap Kasat Reskrim.

Saat proses autopsi, ungkap AKP Dwi, turut disertakan barang bukti yang diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP).

Diantaranya dua helai baju kedua korban, dan satu buah anting yang diamankan dari telinga kanan korban Nadatul Afraa.

Baca juga: Kisah Anak Temukan Orang Tuanya Setelah 20 Tahun, Sang Ayah Minta Maaf Hingga Rindu Ingin Bertemu

Kasat Reskrim AKP Dwi, mengatakan untuk hasil rilnya, Polres Aceh Timur, masih menunggu dari pihak rumah sakit Bhayangkara Medan.

Diduga korban pembunuhan

Sebelumnya diberitakan, warga Kecamatan Simpang Jernih, digegerkan dengan penemuan dua mayat wanita di bawah kolong tempat tidur di rumah warga di Dusun Jati, Desa Simpang Jernih, Senin (15/2/2021) siang sekitar 12.30 WIB. 

Jenazah ibu dan anak yang ditemukan di bawah kolong tempat tidur di rumahnya di Dusun Jati, Desa Simpang Jernih, Aceh Timur, diduga korban pembunuhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved