Breaking News:

Internasional

Badai Salju Parah Terjang Texas, Satelit Cuaca AS Kebingungan, Tanah Dianggap Awan

Badai es parah mengamuk di bagian selatan AS, membawa cuaca super dingin. Kondisi itu membuat satelit cuaca AS yang memantau situasi

Business Insider
Tanda panah yang ditunjukkan satelit GOES-East memperlihatkan warna ungu yang berarti awan, tetapi yang ditunjukan tanah pada 16 Februari 2021. 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Badai saju parah mengamuk di bagian selatan AS, membawa cuaca super dingin.

Kondisi itu membuat satelit cuaca AS yang memantau situasi sangat kebingungan.

Pada Rabu (17/2/2021), udara dingin yang bergerak ke selatan dari Kutub Utara membuat tanah sangat dingin.

Sehingga salah satu satelit pemantau salah mengira tanah sebagai puncak awan, yang biasanya jauh lebih dingin daripada suhu permukaan.

Fenomena tersebut pertama kali ditunjukkan oleh ahli meteorologi Washington Post, Matthew Cappucci.

Baca juga: Salju Membekukan Rusia, Disebut Sebagai Selimut Kiamat

Efek serupa terlihat di Kanada pada 10 Februari 2021.

Saat disorot oleh saluran berita lokal WROC TV di Rochester, New York, AS.

Satelit yang dimaksud disebut GOES-East.

Menggunakan sensor infra merah untuk mengukur suhu di puncak awan untuk menggambarkan kondisi.

Biasanya, awan lebih dingin dari permukaan tanah.

Baca juga: VIDEO dari Udara Masjid Hagia Sophia Diselimuti Salju di Kota Istanbul Turki

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved