Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026

Berita Nagan Raya

Karhutla Kembali Landa Nagan Raya, BPBD Kerahkan Mesin Robin

Hingga Kamis (18/2/2021), kebakaran lahan masih melanda di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, kabupaten setempat. Namun, lokasi karhutla tidak...

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Foto: BPBD Nagan Raya
Tim gabungan memadamkan karhutla di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Kamis (18/2/2021). 

Hingga Kamis (18/2/2021), kebakaran lahan masih melanda di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, kabupaten setempat. Namun, lokasi karhutla tidak terjangkau armada kebakaran. Sehingga, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya mengerahkan mesin robin (pompa air).

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Nagan Raya sejak Rabu (17/2/2021) sore.

Hingga Kamis (18/2/2021), kebakaran lahan masih melanda di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, kabupaten setempat.

Namun, lokasi karhutla tidak terjangkau armada kebakaran.

Sehingga, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya mengerahkan mesin robin (pompa air).

Data diperoleh Serambinews.com dari media center BPBA dan BPBD Nagan Raya menjelaskan, karhutla mulai terjadi sejak Rabu pukul 16.00 WIB.

Luas lahan terbakar belum diketahui, karena masih dalam pendataan petugas.

Baca juga: Ditangkap karena Rakit Senjata Api, Netizen Malah Support RFR, Minta Negara Membina bukan Membui

Lokasi karhutla merupakan lahan gambut.

Sementara cuaca panas, juga sedang melanda beberapa hari terakhir.

Tim gabungan dari BPBD bersama TNI/Polri yang sudah turun sejak Rabu dan Kamis, kembali turun guna memadamkan karhutla.

Informasi lain menjelaskan, karhutla juga terjadi pada Senin lalu.

Namun, sudah dipadamkan di kawasan perbatasan Darul Makmur - Tripa Makmur.

"Benar ada lahan terbakar," ujar Agus Salim, tim Pusdalops BPBD Nagan Raya.

Diakuinya, tim BPBD kembali dikerahkan ke lokasi bersama tim gabungan TNI/Polri ke lokasi dengan membawa mesin robin penyiram, karena lokasi karhutla tidak dapat masuk kendaraan sehingga harus berjalan kaki.

Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi SSTP mengatakan, cuaca panas sedang melanda Aceh saat ini sehingga rawan terjadi karhutla.

"Kami meminta warga tidak membakar kebun, sehingga tidak terjadi karhutla," pesannya. (*)

Baca juga: Kapolsek Astana Anyar dan Anak Buahnya Ditangkap Diduga Pakai Narkoba, Kini Terancam Dipecat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved