Breaking News:

Berita Aceh Jaya

Ditangkap karena Rakit Senjata Api, Netizen Malah Support RFR, Minta Negara Membina bukan Membui

Terkait pemberitaan tersebut, sejumlah netizen berharap agar RFR tidak dihukum atas kemampuan dia, namun dibina untuk kepentingan negara dan bangsa.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Saifullah

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Sejumlah elemen masyarakat, sejak Selasa (17/2/2021), dihebohkan dengan pemberitaan penangkapan seorang pemuda lantaran kedapatan memiliki dan merakit senjata api. 

Pemuda brilian tersebut merupakan warga Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang saat ini berusia 25 tahun.

Dari beberapa pemberitaan yang turut juga ditulis oleh Serambinews.com, diketahui mahasiswa berinisial RFR (25) itu merupakan seorang pemuda berprestasi dan banyak memenangkan kejuaran sejak duduk di bangku sekolah menengah di Aceh Jaya.

RFR sendiri tidak hanya merakit senjata, dirinya juga pernah menciptakan sebuah pesawat terbang kendali remote atau yang lebih dikenal drone tanpa baterai yang diakui ibunya dan sejumlah temannya sudah bisa terbang.

Terkait pemberitaan tersebut, sejumlah netizen berharap agar RFR tidak dihukum atas kemampuan dia, namun dibina untuk kepentingan negara dan bangsa.

Baca juga: Diduga Miliki dan Rakit Senjata, Pria Aceh Jaya Ditangkap Polisi

Baca juga: Terungkap, Perakit Senjata Api di Aceh Jaya Ternyata Siswa Berprestasi

Baca juga: VIDEO Mahasiswa di Aceh Jaya Perakit Senjata Ditangkap, Mengaku Belajar dari Internet

Seperti yang terpantau di postingan Facebook Serambinews.com, Rabu (17/2/2021), banyak netizen yang mengharapkan agar RFR dibina bukan dibui jika RFR terbukti tidak menggunakan senpi karyanya itu untuk kejahatan atau terlibat dalam kelompok kriminal.

Berikut beberapa komentar netizen yang dirangkum Serambinews.com:

@Andri Sml:
Bibit seperti ini yang semesti nya di rangkul oleh negara. Supaya memiliki pendapatan dan tidak membelok hal2 yg buruk. Bukan untuk di tangkap dan dipidanakan. Sebab sebab itu terutama @ Pak Kodam Wilayah Aceh juga harus peka dlm hal ini.

@Teuku Fadlian:
Yg seperti ini baiknya di bina.. agar bs belajar lebih banyak dan menyumbangkan ilmunya bersama pt.pindad..

@Ismail Usman
jk memang tdk ada unsur kriminal & makar,,,,,,,,sebaikny anak muda ini di kasih kerja di PT. PINDAD, spy dia bisa bantu negara bidang persenjataan,,,,,,jgn siakn potensi berharga.

Baca juga: Kapolsek Astana Anyar dan Anak Buahnya Ditangkap Diduga Pakai Narkoba, Kini Terancam Dipecat

Baca juga: Satpol PP Banda Aceh Bongkar dan Angkut Barang Dagangan PKL yang Membandel di Jalan Syiah Kuala

Baca juga: Pemkab Aceh Utara Sediakan Rp 850 Juta untuk Beasiswa Mahasiswa Miskin, Begini Cara Memperolehnya

@Vikar manteng:
Seharusnya jangan di tangkap untuk di jeblos kepenjara,, tapi di bina

@Kifli:
dinegara luar sana anak yg berbakat dibimbing dan diberi penghargaan.di indo.malah dibuikan..apa salahnya anak itu dibimbing lg.mungkin suatu saat bangsa membutuhkan ilmunya..ini malah dimasukkan kepenjara.kan keterangan riwayat hidupnya sianak baik serta bagus..aduh ampun gusti.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved