Tips Kesehatan
Begini Caranya Agar Istri Bisa Hamil Anak Kembar
asangan suami istri mana yang tak mau anak kembar. Apalagi pasangan yang sudah lama menikah belum dikaruniai momongan.Namun ketika Allah menakdirkan
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
3. Usia ibu
Menurut sebuah penelitian, kemungkinan hamil anak kembar meningkat seiring dengan usia ibu.
Data dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa kelahiran kembar menyumbang 6,9 persen dari bayi baru lahir yang lahir dari wanita dengan usia di atas 40 tahun, 5,0 persen untuk wanita antara usia 35-39 dan 4,1 persen untuk wanita antara 30-34 tahun, diikuti oleh 3,1 persen untuk wanita berusia antara 30-34 tahun.
25-29, 2,2 persen untuk 18-24 dan 1,3 persen untuk 15-17.
4. Berat badan
Beberapa penelitian mengatakan bahwa wanita gemuk atau wanita dengan BMI 30 lebih tinggi memiliki kemungkinan kembar dizygous lebih tinggi dibandingkan wanita dengan berat badan sehat.
Hal ini bisa disebabkan karena peningkatan kadar estrogen akibat kelebihan lemak yang bisa memicu keluarnya dua telur.
Namun, obesitas sebelum hamil juga dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi seperti diabetes gestasional dan preeklamsia.
• Tanpa Perlu Bahan Kimia, Ini 5 Cara Mencerahkan Warna Rambut Secara Alami
5. Tinggi
Wanita yang lebih tinggi, dengan tinggi rata-rata sekitar 5 kaki 4,8 inci, memiliki kemungkinan lebih besar untuk hamil kembar.
Namun, kemungkinannya tidak sama besarnya dengan wanita gemuk.
Selain itu, wanita yang lebih tinggi dan hamil anak kembar memiliki risiko kelahiran prematur yang lebih rendah.
6. Menyusui
Tidak banyak penelitian yang mendukung fakta bahwa menyusui dapat meningkatkan kemungkinan hamil anak kembar.
Ini karena selama menyusui, hormon bernama prolaktin, yang bertanggung jawab untuk produksi susu, meningkat di dalam tubuh, yang juga diketahui merusak fungsi ovarium dan mencegah pembuahan dini.