Lifestyle
Heboh Ayus dan Nissa Sabyan Pelakor, Begini Cara Mengatasi Depresi Akibat Perselingkuhan
Bagi Anda korban perselingkuhan atau suami Anda direbut oleh wanita lain (pelakor), Anda tak perlu lama-lama bersedih dan depresi.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Publik dihebohkan dengan isu perselingkuhan Nissa Sabyan dengan sang keyboardis, Ayus Sabyan.
Vokalis Sabyan Gambus itu dituding menjadi sosok perebut lelaki orang atau pelakor dalam rumah tangga Ayus.
Isu ini mencuat setelah istri Ayus, Ririe Fairus melayangkan gugatan cerai pada suaminya.
Ternyata bukan hanya kabar burung, pihak keluarga Ayus benarkan gosip tersebut.
Bagi korban perselingkuhan, tidak mudah mengatasi depresi akibat perselingkuhan.
Saat menghadapi pengkhianatan ini, kebanyakan orang tidak tahu bagaimana harus bertindak, karena kepercayaan mereka pada pasangannya telah hancur.
Baca juga: Nissa dan Ayus Syaban Akui Saling Mencintai, Sudah Jalani Hubungan Bertahun-tahun
Perselingkuhan adalah penyebab utama perceraian dan perpisahan antara pasangan dan dapat menyebabkan banyak masalah psikologis dan struktur keluarga.
Oleh karena itu, banyak orang yang pernah menderita situasi semacam ini beralih ke psikolog untuk belajar bagaimana menangani pikiran dan perasaan negatif untuk melanjutkan hidup.
Jenis perselingkuhan
Dalam arti luas, kita bisa membedakan 3 jenis perselingkuhan. Apa saja?
1. Mereka yang mencoba menghindari keintiman
Jenis perselingkuhan ini biasanya memengaruhi kedua anggota pasangan karena kedua orang tersebut tidak setia.
Kasus-kasus ini biasanya merupakan ciri khas orang-orang dengan kesulitan mengikat atau masalah keterikatan.
Subjek menciptakan hambatan emosional yang kuat dan mencari kesenangan dengan cara hedonistik sambil melarikan diri dari keintiman dan segala jenis keterlibatan.
Dalam banyak kesempatan, mereka berhubungan dan terikat melalui perkelahian yang mereka lakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-perselingkuhan-111.jpg)