Kamis, 21 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Kebakaran, Tiga Kepala Keluarga di Gampong Geuceu Iniem, Banda Aceh Kehilangan Tempat Tinggal

Tiga Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman 1, Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, kehilangan tempat tinggal

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh, tengah memadamkan api yang membakar dua rumah warga di Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Sabtu (21/2/2021). 

Tiga Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman 1, Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, kehilangan tempat tinggal, pada peristiwa kebakaran Sabtu (21/2/2021) siang.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tiga Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman 1, Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, kehilangan tempat tinggal, pada peristiwa kebakaran Sabtu (21/2/2021) siang.

Kedua rumah yang terbakar tersebut, masing-masing ditempati Khairiah (60) bersama anaknya Cut Fauziah (38) serta rumah Samsuddin (42).

Kedua rumah tersebut berdampingan, sehingga api pun menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Drs Rizha MM, mengatakan musibah kebakaran rumah ibu dan anak-anaknya itu diduga berasal dari korsleting listrik.

Informasi serta keterangan dari para saksi, api diperkirakan berasal dari rumah Samsuddin, tepatnya dari sebuah kamar kosong, tempat penyimpanan barang-barang yang tidak terpakai di rumah Samsuddin.

Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran, Yudi SH, pada saat kebakaran itu, di rumah Samsuddin, dalam kondisi kosong.

Baca juga: Api Berhasil Dipadam, Sejumlah Dokumen Penting di Kantor Badan Keuangan Abdya Berhasil Diselamatkan

"Namun, keterangan yang menyebutkan kemunculan api pertama kali terlihat dari kamar kosong tempat penyimpanan barang di rumah Samsuddin, diungkapkan oleh anaknya," ungkap Yudi.

Namun, untuk pengembangan selanjutnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Yudi mengungkapkan, api begitu cepat menjalar dan membesar, di samping rumah permanen kedua saudara itu berdekatan, kondisi angin yang juga cukup kencang.

Pemilik  dan warga langsung menghubungi  pemadam kebakaran.

Baca juga: CV Cenderawasih dan Lainnya Janji Siap Melakukan Perbaikan Bus

Dari informasi kebakaran yang diterima via telepon darurat di 0651(113) sekitar pukul 11.45 WIB, ungkap Yudi, Drs Rizha MM menugaskan petugas piket bergerak dan mengerahkan 5 armada pemadam kebakaran yang tiba sekitar pada pukul 11.50 WIB.

"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 12.25 WIB dan selanjutnya dilakukan upaya pendinginan. Begitu kondisi sudah aman, armada kembali ke pos sekitar pukul 13.20 WIB," sebut Yudi.

Pada saat proses pemadaman, petugas pemadam turut dibantu oleh petugas PLN, Polsek Banda Raya dibantu personel Polresta Banda Aceh, relawan ERPA.

Lalu, ada relawan RAPI dan koramil setempat dalam pengamanan di lokasi kejadian.

"Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa, tapi kedua rumah permanen milik korban sudah tidak dapat digunakan dan hanya tinggal bagian tembok," pungkas Yudi. (*)

Baca juga: Perangkap Listriknya Sebabkan Gajah Mati, Warga Ini Divonis 6 Bulan Penjara dan Denda Rp 3 Juta

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved