Breaking News:

Video

Terpisah 32 Tahun & Mengira Hilang Saat Tsunami, Pria Aceh Ini Bertemu Keluarga karena Google Maps

Hamzah meninggalkan keluarganya di Uleelheu Banda Aceh pada tahun 1989 untuk merantau ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

Hamzah meninggalkan keluarganya di Uleelheu Banda Aceh pada tahun 1989 untuk merantau ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Ini adalah kisah nyata tentang pertemuan seorang pria yang selama 32 tahun hilang kontak dengan keluarganya.

Serambi On Tv mengabadikan kisah pertemuannya sanak family ini pada, Jumat (19/2/2021).

Hamzah meninggalkan keluarganya di Ulee Lheue Banda Aceh pada tahun 1989 untuk merantau ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

Ketiadaan sarana komunikasi dan keterbatasan ekonomi, membuat ia kehilangan kontak dengan keluarga.

Bahkan, setelah tsunami menghantam Aceh pada 26 Desember 2004 silam, Hamzah menganggap seluruh keluarganya yang tinggal di Ulee Lheue telah menjadi syuhada.

Sebaliknya juga keluarga di Aceh menganggap Hamzah sebagai anak yang hilang.

Hingga sebuah keajaiban terjadi pada hari Rabu (17/2/2021) kembali ke Aceh setelah ditemukan oleh keponakannya melalui aplikasi Google Maps. (*)

Video Editor : Syamsul Azman

Selengkapnya : https://bit.ly/3ufPtE6

Penulis: Syamsul Azman
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved