Rabu, 13 Mei 2026

Tiap Kali Terjadi Perselingkuhan, Mengapa hanya Pelakor atau Orang Ketiga yang Disalahkan?

Pelakor dianggap sebagai perusak hubungan rumah tangga, seperti isu perselingkuhan Nissa Sabyan dengan Ayus Sabyan.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
kolase Serambinews.com
Nissa Sabyan 

SERAMBINEWS.COM  - Istilah pelakor 'perebut laki orang' yang merujuk pada pasangan selingkuh tengah ramai dibicarakan di media sosial.

Pelakor dianggap sebagai perusak hubungan rumah tangga, seperti isu perselingkuhan Nissa Sabyan dengan Ayus Sabyan.

Nissa Sabyan santer disebut sebagai pelakor dan orang ketiga dalam rumah tangga keyboardis grup band Sabyan itu.

Sebelumnya, kasus perselingkuhan yang viral juga menyeret politikus dan mantan Wakil Ketua DPRD Sulut James Kojongian.

Namun, seperti dalam kasus Nissa Sabyan, mengapa hanya pelakor atau orang ketiga saja yang disalahkan dalam masalah perselingkuhan?

Seakan penyebab selingkuh itu hanya berasal dari si 'pelakor'.

Faktanya, perselingkuhan tidak akan terjadi, apabila pria tidak membiarkan dirinya untuk terlibat.

Kembali pada budaya yang mengkonstruksi sifat dan peran kelompok gender, yang kemudian menciptakan stereotip atau stigma.

Hal ini adalah persepsi nyata yang sudah ada di masyarakat.

Pria diajarkan untuk menjadi karismatik, maskulin dan penuh wibawa.

Sedangkan wanita seakan diajarkan untuk lemah lembut, penurut dan juga menjadi istri yang baik.

Tentu saat wanita tidak bisa menkonstruksi hal tersebut akan diberi label yang buruk begitu pula laki-laki.

Padahal, perselingkuhan seperti dalam kasus Nissa Sabyan, bukanlah hubungan satu arah, tapi dua arah.

Jika perempuannya saja yang disalahkan, hal itu karena perempuan yang selingkuh dianggap tidak sesuai dengan konstruksi sifat dan peran gender tersebut.

Maka, tidak heran jika kebanyakan wanita yang diselingkuhi tidak berani menyalahkan pasangannya melainkan menumpahkan kesalahannya itu pada sang pelakor.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved