Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Dulmusrid Berharap Investasi UEA Kembali ke Pangkuan Aceh Singkil

Dulmusrid berharap mendapat dukungan penuh dari Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dengan meninjau ulang pembatalan rencana investasi UEA di Pulau Banyak.

Serambinews.com
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid bersama Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, di spot foto dengan latar gambar kupu-kupu di ekowisata hutan mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan, Singkil Utara, Senin (22/2/2021) 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid bersama masyarakat berharap agar investasi Uni Emirat Arab (UEA) kembali ke pangkuannya.

Sebab dari awal yang menarik investor UEA adalah Pulau Banyak, di Kabupaten Aceh Singkil.

Hal itu disampaikan Dulmusrid saat berbincang dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, di kawasan ekowisata hutan mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Kampong (BUMK) Bina Cita Kreasi Gosong Telaga Selatan, Singkil Utara, Senin (22/2/2021)

"Doa seluruh masyarakat Aceh Singkil, (invesatasi UEA) batal di Sabang, karena dari awal tertarik di Pulau Banyak," kata Dulmusrid.

Dulmusrid juga berharap mendapat dukungan penuh dari Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Dengan meninjau ulang pembatalan rencana investasi UEA di Pulau Banyak

Alasannya Kabupaten Aceh Singkil, sangat butuh perhatian serius baik dari Pemerintah Aceh mapun pusat dalam mengentaskan kemiskinan. 

Mengingat Aceh Singkil, merupakan kabupaten dengan persentasi kemiskinan tertinggi di Provinsi Aceh.

"Kepada yang terhormat Bapak Gubernur, Singkil ini daerah termiskin di Aceh. Kalau yang sudah maju ngapain dipikirkan lagi," tukasnya. 

Baca juga: Suplai Vaksin Sinovac untuk Nagan Raya Capai 3.328 Dosis, Ini Jumlah yang Sudah Digunakan

Baca juga: Bosan Tempati Rumah, Pasangan Muda Inggris Ini, Jadikan Bus Bertingkat Sebagai Apartemen Berjalan

Baca juga: Inggris Minta PBB Desak China Beri Akses ke Wilayah Muslim Xinjiang

Baca juga: Uni Eropa Persiapkan Langkah-Langkah Sanksi Terhadap Pemimpin Kudeta Myanmar

Menurut Dulmusrid, jika Aceh Singkil, berhasil entaskan kemiskinan. Maka dengan sendirinya Aceh, keluar dari status provinsi termiskin di Sumatera.

Sebutnya harus diakui faktor utama Provinsi Aceh termiskin di Sumatera. Lantaran Aceh Singkil menjadi penyumbang persentasi angka kemiskinan tertinggi dibanding kabupaten/kota lain di Aceh.

Selain menaruh harapan besar intervensi Gubernur Aceh dalam mengembalikan rencana investasi UEA ke pangkuan Aceh Singkil. Dulmusrid mengaku telah siapkan strategi lain dalam mengembangkan pariwisata di daerahnya. 

Antara lain mengupayakan Aceh Singkil, masuk dalam Peraturan Persiden (Perpres) sebagai daerah penyangga destinasi wisata super prioritas Danau Toba.

Langkah berikutnya, menggandeng  Broadway Malyan perusahaan yang berbasis di Inggris untuk membuat perencaan pengembangan pariwisata Kepulauan Banyak. Sehingga menarik bagi investor kelas dunia.(*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved