Breaking News:

Polisi Sebut Yalsa Boutique Sedot Dana Hingga Rp 20 Miliar dari Anggota

Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh saat ini masih menangani kasus Yalsa Botique, butik busana muslimah yang diduga melakukan bisnis investasi bodong...

SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy. 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh saat ini masih menangani kasus Yalsa Botique, butik busana muslimah yang diduga melakukan bisnis investasi bodong di Aceh, Riau, dan Medan.

Polisi dalam beberapa hari terakhir telah memeriksa 13 orang termasuk di dalamnya owner, admin, dan reseller perusahaan itu.

Polda saat ini juga terus mendata reseller dan member yang tergabung dalam Yalsa Boutique.

Menurut Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, Yalsa Boutique telah merekrut 225 reseller dan 3.755 member di Aceh, Medan, hingga Riau. Tak tanggung-tanggung, menurut Kabid Humas, Yalsa Boutique telah mengumpulkan dana dari member mencapai Rp 20 miliar.

"Pemeriksaan yang dilakukan penyidik, Yalsa Boutique memiliki 3.755 orang member yang tersebar di seluruh Aceh, ada juga di luar Aceh seperti di Riau dan Medan. Total dana yang sudah dijimpun kurang lebih sekitar Rp 20 miliar," katanya.

Winardy juga menjelaskan, bahwa bisnis Yalsa Boutique yang sudah berjalan sejak 2019 hingga awal 2021 ini. Awal Januari tahun ini Yalsa mengalami kasus yang dilaporkan oleh para member itu sendiri. Menurut Winardy, awalnya Yalsa menjanlan bisnis konveksi busana muslim.

"Katanya mereka buat baju sendiri dengan konveksi sendiri, tapi kenyataannya mereka menambil produk pada pihak ketiga dan menjualnya kembali. Bisnis bagi hasil ini awalnya lancar, tapi selanjutnya keuntungan ini tidak lagi disetor ke member," katanya.

Winardy juga menyebutkan, saat launching produk Yalsa Boutique yang dilakukan secara megah dan spektakuler di salah satu hotel di Banda Aceh akhri Januari lalu, Yalsa Boutique merogoh kocel hampir Rp 1 miliar. Bagaimana tidak, acara itu berlangsung megah dengan hadirnya artis ibu kota.

"Uang yang dipakai dalam acara itu Rp 500 juta dari Yalsa sendiri dan ada penambahan dana sekitar Rp 300 juta dari member," kata Winardy.

Saat ini, penyidik terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. Menrut Winardy, owner hingga staf Yalsa saat ini kooepratif hadir memenuhi pemanggilan polisi untuk kepentingan penyidikan.

"Mereka kita kenakan Pasal 46 ayat 1 UU RI nomor 10 tahun 98 tentang Perbankan, atas perubahan UU nomor 7 tahun 92 tentang perbankan dan atau juga undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," pungkas Winardy.(*)

Baca juga: Rizky Febian Sebut Kehadiran Nathalie Holshcer Sebuah Keajaiban, Ini Katanya

Baca juga: Mobil Mewah & Rumah Owner Yalsa Boutique Disita, Diduga Terlibat Investasi Bodong, Begini Modusnya

Baca juga: Kasus Covid-19 Aceh Capai 9.458 Orang

Penulis: Subur Dani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved