Kamis, 23 April 2026

Internasional

Toko Sexy Tea China Minta Maaf, Menyebut Wanita Murahan Sampai Kecebong

Jaringan ritel minuman China yang populer telah meminta maaf karena menggunakan slogan seksis pada barang dagangannya.

Editor: M Nur Pakar
Business Insider
Seorang wanita mengiklankan minuman Sexy Tea berslogan seksis. 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Jaringan ritel minuman China yang populer telah meminta maaf karena menggunakan slogan seksis pada barang dagangannya.

Tetapi, slogan tersebut tela memicu kemarahan yang meluas secara online.

Toko Sexy Tea menyebut wanita sebagai alat "tawar-menawar" di salah satu mugnya.

Bahkan, menambahkan pelanggan dapat menjemput wanita sambil menunggu minuman mereka.

Toko tersebut di masa lalu juga menjual kantong teh dengan slogan "Guru, aku menginginkanmu" bersama dengan gambar berudu.

Dilansir Business Insider, Selasa (22/2/2021), toko tersebut kemudian mengatakan tidak berniat "tidak menghormati wanita".

Ia menambahkan mereka akan menarik rangkaian mug terbaru dan "sangat malu" dengan kreasi terbarunya.

Toko Sexy Tea baru-baru ini mengeluarkan serangkaian "mug dialek Changsha."

sSebuah dialek yang sebagian besar digunakan di ibu kota provinsi Hunan.

Jaringannya memiliki 270 outlet yang dilaporkan tersebar di seluruh daratan China.

Baca juga: Kreatif! Warga Nagan Raya Ini Olah Kayu Bajakah Jadi Minuman Teh, Pernah Diekspor hingga ke Brunai 

Tercetak berbagai frasa lokal di mug, termasuk frasa "jian lou zi", yang dalam bahasa gaul mengacu pada mengambil kesepakatan dengan harga murah.

Kemudian memberikan contoh bagaimana frasa tersebut dapat digunakan, dengan kalimat:

"Ketika saya pergi membeli bubble tea, ada banyak gadis cantik di sana."

"Jika Anda bertemu dengan yang seperti ini, Anda dapat memberi tahu teman Anda, ada tawar-menawar ".

Gambar mug menjadi viral di situs media sosial Tiongkok, Weibo dan dengan cepat menarik rentetan kritik.

Baca juga: Minum Minuman di Minimarket Lalu Dimasukkan Lagi ke Lemari Pendingin, Netizen Geram Lihat Cewek Ini

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved