Berita Lhokseumawe
Menyamar dengan Memakai Kain Sarung, Kasat Lantas Lhokseumawe Bubarkan Balap Liar di Jalan Elak
Kehadiran petugas keamanan ke kawasan Jalan Elak, di Desa Binje, Kecamatan Nisam, Aceh Utara untuk membubarkan aksi balap liar yang semakin marak.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Imran Thayib
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Aksi balapan liar di kawasan Jalan Elak, Desa Binje, Kecamatan Nisam, Aceh Utara saat tengah malam sangat mengganggu warga setempat dan pengguna jalan raya.
Tak tahan dengan kebisingan deru sepeda motor di tengah malam, akhirnya warga melaporkan kepada petugas keamanan.
Minggu (21/2/2021) dini hari, tim gabungan yang terdiri dari Polres Lhokseumawe dan Polisi Militer bergerak ke lokasi.
Kehadiran petugas keamanan ke kawasan Jalan Elak, di Desa Binje, Kecamatan Nisam, Aceh Utara untuk membubarkan aksi balap liar yang semakin marak.
Agar penertiban itu tak diketahui oleh para remaja, para petugas gabungan melakukan penyamaran untuk tiba ke lokasi balapan.
Kecuali berpakaian bebas, polisi harus menyamar sambil naik truk supaya bisa tiba ke tempat berlangsungnya balapan liar itu.
Bahkan, Kasat Lantas Lhokseumawe, AKP Radhika Angga Rista mengaku, dirinya saat ke lokasi harus berpakaian bebas dengan memakai kain sarung.
Baca juga: Seorang Pria Tewas Dibunuh Kerabatnya, Korban Ditusuk 12 Kali, Gara-gara Unggah Foto di Grup WA
Baca juga: Gara-gara Berkelahi dengan Petarung MMA, Seorang Pemain Sepak Bola Harus Dioperasi di Rumah Sakit
Baca juga: Penggali Sumur Bunuh Temannya Pakai Balok Kayu, Cemburu Karena Istrinya Sering Ditelepon
Baca juga: Pemuda Ini Kritis Usai Dadanya Ditikam Rencong, Kini Masih Dirawat di ICU RSUD Sultan Iskandar Muda
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto SIK MH melalui Kasat Lantas, AKP Radhika Angga Rista kepada Serambinews, Selasa (23/2/2021), mengatakan, penertiban itu berawal dari laporan masyarakat menyusul aksi balap liar yang sudah sangat meresahkan itu.
“Setelah menerima laporan, petugas gabungan bergerak ke lokasi guna melakukan pembubaran,” jelas Kasat Lantas.
Agar pergerakan ke lokasi tak bocor, Kasat Lantas menerangkan, saat itu petugas melakukan penyamaran ketika menuju ke tempat aksi balap liar di Jalan Elak.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan sebagian tidak mengenderai mobil dinas melainkan naik truk kayu.
Bahkan, Kasat Lantas mengaku, dirinya saat ke lokasi harus berpakaian bebas dengan memakai kain sarung.
"Sebagian anggota naik mobil pribadi, sementara tim lain naik truk kayu agar remaja yang melakukan balap liar tidak mengetahui keberadaan kita," sebut AKP Radhika.
Baca juga: Baitul Mal Aceh Bantu Korban Kebakaran di Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh
Baca juga: 5 Pemuda Tumbang Usai Pesta Miras Dicampur Sirup Melon, 2 Tewas dan 3 Masuk Rumah Sakit
Baca juga: Viral Kakek Ini Punya Uang Berkarung-karung, Butuh 16 Orang untuk Menghitung, Lurah Ungkap Sumbernya
Baca juga: Oknum TNI Jual 600 Amunisi untuk KKB Papua, Praka MS Jadi Tersangka dan Ditahan, Begini Modusnya
Ketika petugas sampai ke lokasi, mereka terkejut sambil kucar-kacir menyelamatkan diri.