Breaking News:

Internasional

Ribuan Warga Ethiopia Melarikan Diri dari Kekerasan Etnis, Cari Suaka di Sudan

Sekitar 7.000 orang yang melarikan diri dari kekerasan etnis yang meningkat di Ethiopia barat. Mereka telah mencari suaka di negara tetangga Sudan, ka

AFP/ASHRAF SHAZLY
Para pengungsi dariTigray, Ethiopia berteduh di bawah naungan pohon dengan kasur, tempat tidur, dan barang-barang bawaan mereka di kamp Um Raquba, Provinsi Gedaref timur, Sudan, Senin (30/11/2020). 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Sekitar 7.000 orang yang melarikan diri dari kekerasan etnis yang meningkat di Ethiopia barat.

Mereka telah mencari suaka di negara tetangga Sudan, kata badan pengungsi PBB (UNHCR) pada Selasa (23/2/2021).

Padahal, kedua negara Afrika Timur sedang dalam ketegangan tinggi.

Dilansir AP, kekerasan di Zona Metekel di wilayah Benishangul-Gumuz terpisah dari konflik mematikan di wilayah Tigray utara Ethiopia.

Di situlah pasukan regional Ethiopia dan sekutunya mulai memerangi pasukan regional Tigray pada awal November 2020.
Perang Tigray mengirim lebih dari 61.000 warga Ethiopia ke Provinsi al-Qadarif dan Kassala di Sudan.

UNHCR mengatakan sebagian besar dari 7.000 pencari suaka yang melarikan diri dari Metekel telah tinggal di antara komunitas rumah Sudan.

Baca juga: Konflik Ethiopia di Tigray Ancam Ratusan Ribu Orang, Warga Terancam Mati Kelaparan

Dikatakan, UNCHR sedang bekerja dengan otoritas lokal di provinsi Blue Nile untuk menanggapi kebutuhan kemanusiaan yang baru tiba.

Banyak dari mereka telah tiba di tempat-tempat yang sulit dijangkau di sepanjang perbatasan.

Ketegangan meningkat dalam tiga bulan terakhir di Zona Metekel.

Mendorong pemerintah Ethiopia mengumumkan keadaan darurat di daerah itu pada 21 Januari 2021.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved