Berita Banda Aceh
Ditlantas Bekali Pelatihan untuk Seluruh Kanit Dikyasa Polres se-Jajaran Polda Aceh
Ditlantas Polda Aceh, memberikan bimbingan teknis (Bimtek) Fungsi Lantas bagi seluruh Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa Polres se-jajaran Polda Aceh
Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, memberikan bimbingan teknis (Bimtek) Fungsi Lantas bagi seluruh Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Kanit Dikyasa) Polres se-jajaran Polda Aceh, Rabu (24/2/2021).
Pelatihan yang berlangsung di Aula Ditlantas Polda Aceh itu mengangkat tema 'Optimalisasi Sistem Komunikasi Publik Guna Transformasi Pelayanan Publik dalam rangka Keamanan, Keselamatan Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas)'.
Pelatihan yang akan berlangsung selama dua hari itu, Rabu dan Kamis (24-25/2/2021), diharapkan semua peserta, yakni para Kanit Dikyasa Polres se-jajaran Polda Aceh, semakin cakap dalam berkomunikasi dalam menyampaikan pesan-pesan dalam upaya meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.
Demikian diungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, SIK, MH, kepada Serambinews.com, Rabu (24/2/2021).
Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 12 Sudah Dibuka, Ini Golongan yang Boleh dan Tidak Boleh Daftar
Dirlantas mengatakan tujuan yang ingin dicapai dari pelatihan bagi Kanit Dikyasa Polres se-jajaran Polda Aceh itu, yakni Polisi Lalu Lintas semakin cakap dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi serta pesan kepada masyarakat. terutama kepada remaja, usia anak-anak sekolah.
Menurut Kombes Dicky, kecelakaan selama di jalan raya yang terjadi selama ini 60 persen di antaranya didominasi kaum remaja, usia produktif.
Faktornya, karena di usia remaja yang banyak melakukan pelanggaran lalu lintas, mulai dari menerobos lampu merah, melanggar marka, melawan arus hingga balapan liar.
Baca juga: VIRAL Mengira Ayah Jemput ke Sekolah, Ternyata yang Datang Mobil Jenazah
"Jadi, dengan adanya komunikasi yang baik yang akan disampaikan oleh polisi lalu lintas, mulai dari tatap muka serta penyampaian melalui media massa, apa itu cetak, televisi, hingga online, diharapkan akan semakin mampu menekan angka kecelakaan," harap Dirlantas Polda Aceh, Kombes Dicky.
Menurutnya akibat dari kecelakaan bisa berdampak masa depan anak-anak yang memiliki cita-cita besar ke depan bisa terampas.
Misalnya mereka cacat secara fisik dan faktor lainnya yang dapat menghambat mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Lalu bagi mereka yang sudah keluarga akan terganggu ekonomi keluarganya.
Misalnya saja, ungkap mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan ini, kepala keluarga itu memiliki satu istri dan 3 anak serta menjadi tulang punggung dalam keluarganya.
Baca juga: Setelah Keluarganya Positif Covid-19, Anang Hermasnyah Beri Pesan Penting Kepada Masyarakat
"Bila meninggal dunia dalam kecelakaan, kondisi dan kelanjutan ekonomi bagi istri dan ketiga anak-anaknya, sedikit banyaknya akan menjadi kendala," sebut Kombes Dicky.
Ia pun berharap angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya Aceh, semakin hari, semakin berkuran dan menurun.