Jumat, 12 Juni 2026

Berita Aceh Besar

Kekurangan Air, Ribuan Hektare Padi Terancam Gagal Panen di Kuta Cot Glie

"Tahun ini 3.092 hektare tanaman padi di kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar teracam gagal panen akibat kekurangan pasokan air," kata  Camat Kuta Cot

Tayang:
Penulis: Hendri Abik | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ HENDRI ABIK
Lahan sawah yang kering akibat kemarau di kawasan Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Rabu (24/2/2021). 

"Tahun ini 3.092 hektare tanaman padi di kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar teracam gagal panen akibat kekurangan pasokan air," kata  Camat Kuta Cot Glie, Iman Munandar kepada Serambinews.com, Rabu (24/2/2021).

Laporan Hendri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - 3092 hektare tanaman padi di Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, teracam gagal dipanen.

Hal ini disebabkan, karena kekurangan air.

"Tahun ini 3.092 hektare tanaman padi di kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar teracam gagal panen akibat kekurangan pasokan air," kata  Camat Kuta Cot Glie, Iman Munandar kepada Serambinews.com, Rabu (24/2/2021).

Tanaman padi yang teracam tersebut, tersebar hampir di seluruh desa di kecamatan tersebut.

"Tanaman padi secara keseluruhan di sini ada sekitar 10.000 haktare, yang mengalami kekurangan air 3.092 hektare," katanya.

Menurutnya, hal ini terjadi karena tidak ada pasokan air untuk mengairi sawah di sana.

Baca juga: Jika Vaksinasi Guru Selesai Juni, Mendikbud Sebut Belajar Tatap Muka Sekolah Dibuka Juli

Sehingga, jika musim kemarau warga kesulitan mendapatkan air.

Atas nama para petani, dia meminta pemerintah provinsi segera membangun irigasi untuk pengairan lahan persawahan.

Hal ini karena masyakarakat di sana yang mayoritas petan,i membutuhkan infrastruktur pengairan di wilayah itu, terutama di lahan tandas hujan.

"Sebagian besar lahan pertanian di sini hanya mengandalkan air hujan untuk pengairan, karena irigasi belum ada. Jadi, kalau tidak ada hujan sawah menjadi kering," ungkapnya.

Dengan kondisi itu, banyak lahan milik para petani  hanya bisa melakukan panen satu kali dalam setahun. (*)

Baca juga: Pemancing yang Jatuh Jurang di Simpang Jernih belum Berhasil Dievakuasi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved