Luar Negeri
FAKTA Kepala Pengantin Pria Ditempeleng Ibu Kandung Lagi Akad Nikah: Sudah Diperingatkan Sebelumnya
Karena tak mendengarkannya, ia pada akhirnya harus menerima hal pahit ketika sang ibu menempeleng kepalanya di depan para Biksu.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Pria itu bersikap acuh tak acuh kepada ibu dan istri sahnya.
Namun karena kesal dengan kedatangan mereka, pria itu menyuruh ibu dan istrinya meninggalkan tempat acara.
“Tolong tinggalkan pernikahan ini. Anda bukan tamu,” katanya dengan suara tinggi.
Baca juga: Calon Istri Kabur Jelang Ijab Kabul, Pengantin Pria Akhirnya Nikahi Adik Pengantin Wanita
Baca juga: Rasakan Keanehan di Rumah, Pasutri Ini Segera Periksa CCTV Pukul 3 Pagi, Ada Sosok ‘Hantu Pengantin’
Selanjutnya, Saranu kembali melanjutkan akad nikah dan berpura-pura tidak terjadi apa-apa.
Marah dan kesal atas sikap seorang anak, sang ibu langsung mendatangi anaknya dan menempeleng kepalanya.
Padahal saat itu para Biksu sedang mendoakan pasangan tersebut.
Ibu Saranu tidak hanya memukul kepala anaknya dengan keras, tetapi dia juga menarik dan mendorongnya, menyebabkan para tamu undangan yang hadir terkejut.
Tak berhenti sampai disitu, istri sah pria itu memperlihatkan kepada orang-orang di sekitar akta nikah dirinya dan Saranu.
Telah Menikah Selama 16 Tahun
Saranu dan Nipaphan telah hidup berumah tangga selama 16 tahun.
Mereka disebut telah menikah secara resmi pada tahun 2004 silam, dan dicatat oleh negara.
Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki dua orang putri yang berusia 15 tahun dan 5 tahun.
Baca juga: Pengantin Baru di Palembang Tewas Tenggelam di Dalam Mobil, Setelah Terjun ke Sungai
Baca juga: Pengantin Baru Mandi Sauna dan Jalan-jalan Telanjang di Hotel, Ternyata Kaca Pembatas Tembus Padang
Kesehariannya, Saranu yang bekerja sebagai anggota polisi itu pun terlihat romantis dengan Nipaphan.
Ia menjadi seroang ayah yang baik bagi kedua anaknya.
Namun hal itu berubah selama setahun terakhir, ketika Thailand diterpa pandemi Covid-19.